“Memiliki kualitas teknik, pemain belakang diimbau menghindari merebut bola dalam satu percobaan. Ketika menerima bola, Ronaldinho langsung menyerang fullback dan kemudian melepaskan tembakan atau melontarkan umpan silang,” kata Mourinho soal Ronaldinho, mengutip dari akun Twitter @PerformanceAna2.
“Kualitas ditambah kecepatan, namun sangat mengandalkan kaki kiri. Jelas, gaya permainannya tidak jauh berbeda dengan Ronaldinho. Ia menyisir lapangan dan kemudian melalukan gerakan diagonal. Ia sangat luar biasa dalam situasi satu lawan satu,” kata Mourinho soal penilaiannya terhadap Messi.

Akan tetapi, analisis yang dilakukan Mourinho terasa sia-sia. Sebab, pada akhirnya Chelsea takluk dari Barcelona. Setelah melalui dua pertandingan di babak 16 besar Liga Champions 2005-2006, Blaugrana –julukan Barcelona– unggul agregat 3-2 atas Chelsea.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.