ALEXIS Sanchez menorehkan karier yang begitu gemilang di dunia sepakbola. Kesuksesan ini tentu saja tak diraih Sanchez hanya dengan sekejap mata. Pemain asal Cile itu harus jatuh bangun berkali-kali untuk bisa berada di titik saat ini.
Perjalanan karier Sanchez di dunia sepakbola memang tak berjalan mulus. Ia memulainya dengan masuk salah satu akademi sepakbola di Kota Tocopilla bernama Club Arauco. Saat dimasukkan sang paman, Jose Delaigue, ke sekolah tersebut, Sanchez tak memiliki pengalaman apa pun soal sepakbola. Ia baru mulai mengenal dunia sepak di sana.
Meski baru mengenal, Sanchez kecil bisa mahir dengan cepat mengolah si kulit bundar. Alhasil, Sanchez pun terpilih masuk skuad utama di tim tersebut untuk mengikuti kompetisi lokal di Kota Tocopilla. Siapa sangka, dari kompetisi ini, Sanchez bisa menemukan jalan untuk menuju kesuksesan di dunia sepakbola. Pasalnya, penampilan ciamiknya di kompetisi tersebut telah menarik perhatian salah satu pakar sepakbola Cile, yakni Luis Astogara.

(Sanchez saat membela Cobreloa)
Astogara pun menawari Sanchez kecil kesempatan emas untuk mengenyam pendidikan sepakbola yang lebih baik. Pada 2005, pemain kelahiran 19 Desember 1988 itu pun mendapat tawaran untuk bermain di klub sepakbola Cobreloa. Di sana, Sanchez pun tak pernah tampil mengecewakan sehingga sosoknya langsung menjelma menjadi idola di Cile.
Di tahun yang sama, Sanchez pun mendapat kesempatan untuk memperkuat Tim Nasional (Timnas) Cile. Nelson Acosta yang menangani Timnas Cile kala itu melihat potensi besar di dalam diri Sanchez. Keputusan Acosta pun ternyata sangat tepat karena kontribusi besar bisa diberikan sang pemain. Sebagai pemain termuda yang memperkuat Timnas Cile, ia benar-benar tak gentar dan justru menunjukkan kualitasnya.