KOMPETISI Liga Inggris selalu menampilkan permainan sengit dari setiap tim. Bahkan bukan hanya tim, para pemain selalu unjuk gigi untuk menjadi yang terbaik. Tetapi ada pula pemain yang justru tampil melempem. Beberapa pemain dengan posisi penyerang justru tak bisa berbuat banyak ketika mereka memainkan kompetisi di Liga Inggris. Berikut lima penyerang terburuk yang pernah ada dalam sejarah Liga Inggris.
5. El Hadji Diouf
Liverpool bisa dibilang membuat kesalahan saat membeli El Hadji Diouf. Pada awal kedatangannya, Diouf sejatinya tampil cukup baik. Ia mencetak dua gol dalam pertandingan pertamanya. Tetapi setelah itu dia berjuang dan mendapat masalah besar dalam performanya. Selama kariernya bersama Liverpool ia hanya mencetak 6 gol dalam 79 penampilan.

4. Andreas Cornelius
Klub Liga Inggris, Cardiff City mengontrak striker Andreas Cornelius dari FC Copenhagen. Tetapi ia dibeli dengan harga yang cukup mahal. Pembelian tersebut terbilang sebagai kesalahan. Cornelius mencetak 0 gol dalam delapan penampilan.

3. Radamel Falcao
Kita ingat betapa buruknya performa Falcao selama dua tahun di Liga Inggris. Manchester United disebut melakukan pembelian salah. Ia hanya mencetak 4 gol dalam 29 penampilan. Setahun berikutnya ia membela Chelsea. Performanya semakin memburuk hanya dengan mencetak 1 gol dalam 12 pertandingan.

2. Andriy Shevchenko
Pada 2006 Chelsea membayar AC Milan Shevchenko setelah bertugas di San Siro. Ia adalah penyerang dengan 25 gol per musim di Italia, tetapi hal itu tidak berlaku di Ingggris. Ia mencetak 9 gol dalam 48 pertandingan.

1. Alvaro Morata
Pemain berpaspor Spanyol itu berjuang untuk menetap di Liga Inggris. Ia hanya mencetak 16 gol dalam 47 pertandingan dan 24 gol dalam 72 pertandingan di semua kompetisi. Setelah mendapat performa buruk itu kembali ke Spanyol.

(Bagas Abdiel)