PARIS – Kemenangan Manchester United atas Paris Saint-Germain (PSG) di leg kedua 16 besar Liga Champions 2018-2019 sedikit menimbulkan kontroversi. Terutama pada gol ketiga Man United yang didapat melalui hadiah tendangan penalti.
Wasit yang memimpin laga, Damir Skomina memberi hadiah penalti kepada Man United karena pemain PSG, Presnel Kimpembe dianggap melakukan handball. Skomina pun memastikan keputusan tersebut melalui VAR karena bola menyentuh lengan Kimpembe.

Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) pun akhirnya ikut angkat bicara mengenai keputusan Skomina memberi hadiah penalti kepada Man United. Melalui laman resminya, UEFA membenarkan keputusan Skomina. Pasalnya lengan Kimpembe tidak berada dekat dengan tubuh dan dianggap sengaja melakukan handball.
Baca juga Liverpool di Posisi Dua, Klopp Tak Pedulikan Hasil Laga Man City
“VAR, setelah memeriksa berbagai sudut berbeda, merekomendasikan kepada wasit sebuah tinjauan lapangan setelah insiden area penalti. Mengingat wasit tidak mengenali insiden itu dengan jelas selama pertandingan berlangsung (disebut sebagai insiden serius yang terlewatkan dalam protokol VAR) maka dilakukan tinjauan lapangan,” tulis pernyataan UEFA dalam laman resminya, Sabtu (9/3/2019).

“Setelah ulasan di lapangan, wasit mengonfirmasi jarak yang ditempuh bola tidak dekat dan dampaknya tidak terduga. Lengan bek tidak menempel pada tubuh. Hal tersebut membuat bola bergerak ke arah gawang. Oleh karena itu wasit memberikan tendang penalti,” tambah pernyataan tersebut.
“Semua keputusan yang disebutkan di atas dibuat sepenuhnya sesuai dengan protokal VAR,” tutup pernyataan tersebut.
(Bagas Abdiel)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.