MADRID – Barcelona berhasil lolos ke final Copa del Rey secara enam kali berturut-turut usai mempermalukan rival abadinya, yakni Real Madrid, dengan agregat 4-1. Kepastian lolosnya Barcelona itu baru didapatkan pada Kamis (28/2/2019) dini hari WIB, di mana tim asuhan Ernesto Valverde tersebut menang dengan skor 3-0 di semifinal leg kedua Copa del Rey 2018-2019.
Akan tetapi hasil manis itu tampaknya tak sejalan dengan apa yang ditorehkan oleh bintang Barcelona, yakni Lionel Messi. Pasalnya lagi-lagi Messi gagal menceploskan bola ke gawang Madrid ketika bertemu di Copa del Rey. Tercatat Messi sudah merasakan el clasico di Copa del Rey selama delapan pertandingan, termasuk yang dini hari tadi.
Baca Juga: Kalah dari Barcelona, Casemiro: Jangan Bicarakan Ronaldo!

Akan tetapi dari delapan laga itu, Messi tak pernah sekali pun mencatatkan namanya di papan skor. Messi bisa dikatakan mandul ketika bertemu Los Blancos –julukan Madrid– di Copa del Rey. Padahal jika bukan di Copa del Rey, Messi tercatat sebagai top skorer di el clasico dengan mengoleksi 26 gol.
Sebenarnya Messi bisa saja memutuskan kemandulannya itu saat laga dini hari tadi. Tepatnya ketika Barcelona mendapatkan hadiah tendangan penalti di menit ke-73. Namun, La Pulga –julukan Messi– secara ikhlas merelakan tendangan penalti itu untuk rekan setimnya, Luis Suarez.

Messi memberikan tendangan penalti itu untuk Suarez diduga karena ingin membiarkan pemain asal Argentina tersebut mencetak banyak gol. Seperti yang diketahui, Suarez dalam beberapa waktu belakangan sempat mendapatkan kritikan lantaran kerap kali gagal menyumbangkan gol.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.