MANCHESTER – Bek Manchester United, Eric Bailly, menyebut kekalahan timnya dari Paris Saint-Germain (PSG) di leg pertama 16 besar Liga Champions 2018-2019 sebagai kekecewaan besar. Bermain di Old Trafford, Rabu 13 Februari 2019 dini hari WIB, Man United menyerah dengan skor 0-2.
Kekecewaan dirasakan Bailly karena ia merasa timnya sudah memulai laga dengan baik di babak pertama. Namun, nasib berkata lain ketika laga memasuki babak kedua. Dua pemain PSG yakni Presnel Kimpembe dan Kylian Mbappe mengoyak gawang Man United pada menit 56 dan 60. Ketertinggalan tersebut membuat Bailly dan kawan-kawan kehilangan semangat.

“Ini sulit, ini kekecawaan besar. Kami memulai awal yang baik. Di babak pertama kami baik-baik saja. Kami kebobolan gol dari set piece dan itu pukulan keras terhadap semangat kami. Kemudian kami kebobolan gol kedua,” ungkap Bailly, mengutip dari Goal, Kamis (14/2/2019).
Kekalahan ini pun menjadi yang pertama bagi Man United sejak kepelatihan diambil alih Ole Gunnar Solskjaer. Bailly pun menolak jika kekalahan tersebut teradi karena kepercayaan diri mereka yang terlalu tinggi. Ia menyebut kekalahan murni karena kesalahan kubu Setan Merah –julukan Man United.