Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Pemain Bintang yang Pensiun Cepat, Nomor 1 Tuai Kontroversi

Admiraldy Eka Saputra , Jurnalis-Selasa, 12 Februari 2019 |19:35 WIB
5 Pemain Bintang yang Pensiun Cepat, Nomor 1 Tuai Kontroversi
Eric Cantona (Foto: Premier League)
A
A
A

USIA menjadi salah satu tolok ukur kemampuan seorang pesepakbola di lapangan hijau. Sebab, kecepatan, kekuatan, dan daya tahan pemain di lapangan akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia mereka. Rata-rata, pesepakbola menghabiskan kariernya di dunia si kulit bulat sebagai pemain ialah 15 tahun.

Kendati begitu, tak sedikit pemain yang baru pensiun di usia senja. Sebut saja Francesco Totti. Kapten AS Roma itu baru memutuskan pensiun pada usia 40 tahun. Akan tetapi, ada beberapa pemain bintang yang memilih untuk pensiun cepat dari karier sepakbola mereka.

Melansir dari Sokkaa, Selasa (12/2/2019), berikut lima pemain bintang yang memilih untuk pensiun lebih cepat:

5. Didier Deschamp (32 Tahun)


Didier Deschamp memilih untuk mengakhiri karier sebagai pesepakbola profesional pada usia 32 tahun. Padahal, pria membawa Timnas Prancis menjadi juara di ajang Piala Dunia 2018 itu memiliki sederet prestasi yang cukup baik sebagai pemain. Deschamp pernah meraih empat kali meraih trofi Liga Italia bersama Juventus dan dua gelar Liga Champions yakni dengan Marseille dan Juventus.

Tidak hanya itu, kariernya di Timnas Prancis juga cemerlang. Sebagai pemain, Deschamp pernah mengantarkan Les Blues mengangkat tropi Piala Dunia pada 1998.

4. Jamie Carragher (29 Tahun)

Jammie Carragher pernah menjadi salah satu pemain bertahan terbaik yang dimiliki Liverpool pada zamannya. Dia juga menjadi pemain yang membawa The Reds meraih Liga Champions pada 2005 usai mengalahkan AC Milan. Akan tetapi, Carragher justru mengakhiri karirnya dengan cepat. Ia memutuskan pensiun di usia yang masih terbilang muda yakni 29 tahun.

3. Eric Cantona (30 Tahun)


Cantona sempat menjadi salah satu pemain andalan sekaligus paling kontroversial yang dimiliki Manchester United. Akan tetapi, dibalik sifat emosionalnya di tengah lapangan, Cantona menjadi sosok yang banyak menginspirasi para pemain muda lain.

Selama membela Man United dalam kurun 1992-1997, Cantona menghadirkan empat trofi Liga Inggris bagi publik Stadion Old Trafford. Pada akhirnya karena merasa bosan dengan kehidupan sebagai pesepakbola, Cantona memutuskan pensiun pada 1997, atau ketika dirinya masih berusia 31 tahun.

2. Marco van Basten (31 Tahun)


Van Basten menjadi penyerang paling produktif pada eranya. Pemain berdarah Belanda itu tercatat mencetak lebih dari 300 gol untuk Ajax dan AC Milan. Ia juga pernah diganjar tropi Ballon d’Or sebanyak tiga kali berkat penampilan apiknya di lapangan. Akan tetapi, sang pemain harus memutuskan untuk pensiun di usia yang terbilang muda yakni 31 tahun lantaran mengalami cedera yang cukup serius pada pergelangan kakinya pada dua tahun terakhir.

1. Zinedine Zidane (34 Tahun)


Zidane merupakan salah satu gelandang terbaik di zamannya. Pemain berdarah Prancis itu pernah meraih dua gelar Liga Italia bersama Juventus dan satu trofi Liga Champions bagi Madrid. Ia juga sempat mengantarkan Timnas Prancis menjadi Kampuin di ajang Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa pada 2002.

Berbagai trofi individu yang ia raih juga menjadi bukti kualitasnya di lapangan hijau. Tiga gelar pemain terbaik dunia dan satu tropi Ballon d’Or pernah ia dapatkan. Akan tetapi, ia justru memilih untuk mengakhiri kariernya dengan cukup cepat yakni pada usia 34 tahun.

Caranya mengakhiri karier juga terbilang cukup kontroversial. Pasalnya, pada pertandingan terakhirnya, Zidane mendapat kartu merah saat Prancis menghadapi Italia di final Piala Dunia 2006 akibat menyundul dada Marco Materazzi.

(Fetra Hariandja)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement