MALANG - Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 meraih hasil imbang 1-1 saat melakoni laga uji coba melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (10/2/2019), pukul 16.00 WIB. Sempat tertekan di sepanjang babak pertama, pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri mengubah strategi pada babak kedua.
Perubahan strategi itu ialah dengan memasukkan Hanif Sjahbandi sehingga membuat alur permainan Timnas Indonesia U-22 berubah. Alur penguasaan bola dari kaki ke kaki cukup lancar di babak kedua, kombinasi kecepatan dan umpan pendek ini yang membuat Timnas Indonesia U-22 jadi sedikit dominan.
"Perubahan sedikit strategi membuat sedikit maksimal. Kami ingin menekan Arema. Akan tetapi, Arema menutup ruang dan melakukan pressing tinggi di babak pertama," ungkap Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri usai laga melawan Arema FC, Minggu (10/2/2019).
BACA JUGA: Skor 1-1 Akhiri Laga Timnas Indonesia U-22 Kontra Arema FC
Di babak kedua, organisasi permainan Singo Edan -julukan Arema FC, yang sedikit longgar membuat Timnas Indonesia U-22 beberapa kali leluasa memainkan penguasaan bola.
"Melihat Arema sedikit longgar dan pergantian pemain yang juga cukup berpengaruh. Organisasi permainan cukup tertata dan satu gol tercipta di babak kedua," terang pelatih 56 tahun ini.
Timnas Indonesia U-22 sendiri akhirnya berhasil membuka gol melalui kaki Hanif Sjahbandi menit ke 74 sebelum akhirnya dibalas oleh Roberto Lima Gladiator menit ke - 86.
(Andika Pratama)