nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gagal ke Final Piala Asia 2019, Queiroz Mundur sebagai Pelatih Iran

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 29 Januari 2019 16:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 29 51 2010943 gagal-ke-final-piala-asia-2019-queiroz-mundur-sebagai-pelatih-iran-xhySu3oN1m.jpg Carlos Queiroz (Foto: Ist)

ABU DHABI – Kegagalan tim nasional (Timnas) Iran melaju ke babak Final Piala Asia 2019 nampaknya memberikan rasa kecewa yang sangat mendalam kepada Carlos Queiroz. Bahkan saking kecewanya, Queiroz pun memutuskan mundur dari kursi kepelatihan Timnas Iran.

Sebagaimana diketahui, Timnas Iran menjadi salah satu tim unggulan untuk bisa meraih gelar juara Piala Asia 2019. Terlebih sejak fase grup hingga lolos ke semifinal, Timnas Iran memang menunjukkan performa yang sangat menjanjikan dengan tak pernah mengalami kebobolan.

Akan tetapi sayangnya ketika menghadapi Jepang di babak semifinal Piala Asia 2019, Timnas Iran justru meraih hasil negatif. Mereka harus takluk 0-3 dari Jepang dalam pertandingan yang berlangsung Hazza bin Zayed Stadium, Selasa 28 Januari 2019 malam WIB.

Iran vs Jepang

Merasa bertanggung jawab atas kegagalan Timnas Iran melaju ke partai puncak Piala Asia 2019, Queiroz akhirnya mundur dari jabatan pelatih The Lions of Persia –julukan Timnas Iran. Melalui akun Instagram pribadinya, Queiroz mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan federasi sepakbola Iran yang telah membantunya selama ini.

Baca Juga: Hajar Iran 3-0, Jepang Melaju ke Final Piala Asia 2019

“Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan rasa terima kasih kepada para pemain, atas segala yang telah mereka lakukan selama beberapa tahun terakhir, atas usaha, dukungan dan komitmen,” tulis Queiroz dalam akun Instagram-nya, seperti dikutip Metro, Selasa (29/1/2019).

Carlos Quieroz

“Sebuah kehormatan berada di samping para pemain hebat ini, dalam delapan tahun petualangan ini, menghadapi segala kesulitan selalu dengan karakter hebat, karakter top yang saya percaya mereka layak bermain di final,” lanjutnya.

“Selamat untuk Jepang, tim terbaik malam ini, tapi hormat untuk Tim Melli, atas cara mereka membangun orang-orang, bagi sepakbola yang mereka tunjukkan ke dunia dan warisan untuk masa depan.”

“Ini merupakan salah satu dari keluarga sepakbola yang terbaik dalam karier saya dan saya mengharapkan yang terbaik untuk mereka! Saya melakukan cara saya, memberikan yang terbaik, dengan dukungan dari para staf, terima kasih! Ucapan syukur juga untuk pendukung Iran,” tutup mantan pelatih Real Madrid tersebut.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini