nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Edy Rahmayadi Mundur, Sekretaris Kemenpora Minta PSSI Berbenah

Djanti Virantika, Jurnalis · Minggu 20 Januari 2019 16:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 20 49 2006963 edy-rahmayadi-mundur-sekretaris-kemenpora-minta-pssi-berbenah-hqnAhWWJvN.jpg PSSI. (Foto: Laman resmi PSSI)

JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menanggapi keputusan mundurnya Edy Rahmayadi dari kursi Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Sekretaris Kemenpora, Gatot Dewa Broto, pun buka suara soal pengunduran diri tersebut.

Gatot menghargai keputusan Edy untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Sebab, menurutnya, tindakan yang diambil sepenuhnya hak dari Dewan Pembina PSMS Medan sekaligus Gubernur Sumatera Utara (Sumut) tersebut. Ia juga menegaskan bahwa Kemenpora tak melakukan intervensi atau tekanan apa pun atas pembuatan keputusan tersebut.

Edy Rahmayadi

Tetapi, Gatot mengingatkan PSSI untuk langsung berbenah setelah pengunduran diri ini. Hal tersebut penting dilakukan agar kejadian serupa tak kembali terulang.

BACA JUGA: 3 Ucapan Kontroversial Edy Rahmayadi saat Jadi Ketua Umum PSSI

“Saya tahunya dari media. Saya kira itu hak beliau karena Kemenpora kan tidak melakukan intervensi ataupun tekanan apa pun. Kini, PSSI harus segera berbenah, tunjuk siapa acting-nya dan mempersiapkan KLB. Jangan sampai kondisi terulang kembali, pucuk pimpinan ganti, tetapi motor-motor organisasi tetap itu-itu juga. Harus lebih terbukalah,” ujar Gatot, dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Minggu (20/1/2019).

Edy Rahmayadi

Keputusan pengunduran diri Edy memang telah mengejutkan banyak pihak. Sebab, selama ini, pria berusia 57 tahun itu terus bersikukuh tetap menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, meski desakan untuk mundur terus diterimanya. Tetapi, secara mengejutkan, Edy pun mengumumkan pengunduran dirinya tersebut saat membuka acara Kongres PSSI 2019 yang digelar di Bali, Minggu (20/1/2019) pagi WIB.

(dji)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini