nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TV Uruguay Sebut Ada Kecurangan di Undian 16 Besar Liga Champions 2018-2019

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 21 Desember 2018 14:53 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 21 261 1994388 tv-uruguay-sebut-ada-kecurangan-di-undian-16-besar-liga-champions-2018-2019-yj7lt5ySIP.jpg Suasana pengundian 16 besar Liga Champions 2018-2019. (Foto: UEFA.com)

MONTEVIDEO – Salah satu program televisi asal Uruguay, Jorge Ramos y su Banda, mengumbar isu baru-baru ini. Jorge Ramos selaku host di acara tersebut menunjukkan ada indikasi kecurangan saat pengundian babak 16 besar Liga Champions 2018-2019 yang berlangsung pada Senin 17 Desember 2018.

Seperti diberitakan Calciomercato, Jumat (21/12/2018) , Ramos mendapatkan pesan dari salah satu teman dekat presiden Real Madrid, Florentino Perez. Ia menunjukkan pesan yang berisi bahwa Perez meminta kepada UEFA agar timnya bertemu Ajax Amsterdam di 16 besar Liga Champions 2018-2019.

Undian Liga Champions

Hal itu disinyalir dilakukan Perez karena Madrid enggan bertemu tim kuat di 16 besar. Sekadar diketahui, meski berstatus sebagai juara Grup G, Madrid bisa bertemu Manchester United atau Liverpool yang finis sebagai runner-up grup.

BACA JUGA: Jadwal Final Piala Dunia Klub 2018, Real Madrid vs Al-Ain

Pada akhirnya, Madrid bertemu Ajax. Secara kualitas permainan maupun pemain, level Ajax masih di bawah Man United dan Liverpool. Bisa dibilang, ketimbang kontestan 16 besar lainnya, level Die Amsterdammers –julukan Ajax– bisa dibilang salah satu yang terlemah.

Sekarang yang jadi pertanyaan, kapan Perez mengungkapkan permintaan di atas kepada UEFA? Masih dalam penuturan Ramos, Perez meminta kepada UEFA pada Rabu 13 Desember 2018 malam waktu setempat, atau tidak beberapa lama setelah Ajax Amsterdam dan Bayern Munich bermain 3-3. Hasil imbang kontra Bayern membuat Ajax finis di posisi dua Grup E dengan koleksi 12 poin.

Real Madrid

Terlepas dari benar atau tidaknya isu di atas, keberhasilan Madrid lolos sebagai juara Grup G Liga Champions 2018-2019 layak diapresiasi. Sebab, mereka melaju meski sempat ada pergolakan di tubuh tim, terutama masalah pelatih.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini