nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bima Sakti Masih Dipercaya Tangani Timnas Indonesia?

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 06 Desember 2018 11:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 06 51 1987536 bima-sakti-masih-dipercaya-tangani-timnas-indonesia-LIK3aBvii5.jpg Bima Sakti berpotensi terus dipercaya sebagai pelatih Timnas Indonesia. (Foto: AFF)

MEDAN – Ketua Umum (Ketum) PSSI, Edy Rahmayadi, belum berpikiran untuk memecat Bima Sakti dari jabatan pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Pria 57 tahun itu bahkan mengaku akan “menyekolahkan” Bima untuk berguru ilmu kepelatihan di Inggris pada pengujung Desember 2018.

“Bukan berarti Bima Sakti tidak jelas, karena Piala AFF kalah. Dia tidak diberhentikan. Malah tanggal 30 (Desember) nanti saya mau tambah ilmunya. Dia akan diberangkatkan ke Inggris,” kata Edy mengutip dari Goal Indonesia, Kamis (6/12/2018).

Edy Rahmayadi

Bima sendiri ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 21 Oktober 2018. Pelatih 42 tahun itu dipercaya menangani Evan Dimas dan kawan-kawan untuk menggantikan posisi Luis Milla yang kontraknya tidak diperpanjang PSSI.

BACA JUGA: Edy Rahmayadi Konfirmasi Bertahan Jadi Ketum PSSI hingga 2020

Ketika ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia, banyak pihak yang tidak yakin dengan kualitas Bima sebagai pelatih. Sebab, pria 42 tahun itu tidak memiliki pengalaman menjadi pelatih kepala di sebuah tim senior, baik itu klub maupun tim nasional.

Kekhawatiran itu pun menjadi kenyataan, yang mana Timnas Indonesia tersingkir di fase grup Piala AFF 2018. Setelah Indonesia tersingkir, Bima yang kontraknya habis usai gelaran Piala AFF 2018 menyerahkan seluruh masa depannya kepada PSSI.

Bima Sakti

Akan tetapi, PSSI belum memberi keputusan, apakah akan memperpanjang kontrak Bima atau tidak. Namun, jika melihat gelagat yang diungkapkan Edy, Bima berpotensi mendapatkan perpanjangan kontrak. Hal itu berarti, Stefano Cugurra Teco (Persija Jakarta) dan Robert Rene Alberts (PSM Makassar) yang sebelumnya digadang-gadang jadi pelatih Timnas Indonesia selanjutnya, harus menahan ambisinya tersebut.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini