TURIN – Wakil Spanyol, Valencia, gagal lolos ke babak gugur Liga Champions 2018-2019. Kekalahan tipis 1-0 dari tuan rumah Juventus di matchday kelima menjadi palu kematian bagi Si Kelelawar. Goncalo Guedes dan kawan-kawan dipastikan turun kasta ke fase knockout Liga Eropa 2018-2019.
Pelatih Valencia, Marcelino Garcia Toral, geram dengan cara rivalnya, Manchester United, meraih kemenangan di partai kontra Young Boys. Sebab, proses gol Marouane Fellaini di menit pertama injury time babak kedua diwarnai dengan handball.
(Baca juga: Juventus Menang Tipis atas Valencia, Bonucci: Yang Penting Lolos)

Perlu diketahui, Valencia masih punya kesempatan untuk lolos andai laga Man United kontra Young Boys berakhir dengan skor imbang. Apalagi, partai terakhir akan mempertemukan mereka dengan Setan Merah di Stadion Mestalla, pada 13 Desember 2018 dini hari WIB.
“Saya tahu itu handball, tetapi kami tidak punya solusi. Hal-hal kecil seperti itu sangat penting. Satu hal yang aneh adalah VAR (video assistant referee) belum dipakai di Liga Champions, tetapi berbicara saja tidak akan membantu kami,” ujar Marcelino Garcia Toral, dinukil dari Football Espana, Rabu (28/11/2018).
“Itu lah sepakbola, kami akan fokus pada diri sendiri dan hanya itu satu-satunya cara kembali ke kompetisi ini. Jika Anda diberi tahu rival mencetak gol di akhir pertandingan, Anda bukan seorang profesional kalau tidak terpengaruh. Jika gol United melibatkan tangan, itu akan membuat Anda semakin marah,” imbuh pria berpaspor Spanyol itu.

Dengan hasil tersebut, Valencia menempati posisi tiga Grup H Liga Champions 2018-2019 dengan koleksi lima angka. Apa pun hasil pertandingan terakhir kontra Man United, Valencia dipastikan berlaga di babak gugur Liga Eropa 2018-2019.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.