nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Singapura Gagal di Piala AFF 2018, Fandi: Kami Sudah Berusaha!

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 26 November 2018 12:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 26 51 1982850 singapura-gagal-di-piala-aff-2018-fandi-kami-sudah-berusaha-DruboHFf6s.jpg Skuad Timnas Singapura (Foto: AFC)

BANGKOK – Pelatih tim nasional (Timnas) Singapura, Fandi Ahmad, memberikan komentar terkait kegagalan tim arahannya lolos ke babak semifinal Piala AFF 2018. Fandi berujar bahwa Timnas Singapura sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa bertahan di Piala AFF 2018.

Sebagaimana diketahui, Timnas Singapura memang bukanlah tim unggulan untuk menjuarai Piala AFF 2018. Banyaknya pemain muda yang minim pengalaman hingga persiapan kurang matang jadi alasan Timnas Singapura tak terlalu diperhitungkan.

Prediksi tersebut pun akhirnya jadi kenyataan, Timnas Singapura tersisih di fase grup lantaran hanya mampu menempati posisi ketiga pada klasemen akhir Grup B Piala AFF 2018. Mereka terpaut satu poin dari Filipina yang akhirnya menemani Thailand ke babak semifinal Piala AFF 2018.

Thailand vs Singapura

Timnas Singapura sejatinya bisa saja lolo ke babak semifinal Piala AFF 2018, andai memenangkan laga pamungkas melawan Thailand. Namun sayang pada laga yang digelar di Rajamangala Stadium, The Lions –julukan Timnas Singapura– takluk 0-3 dari tim tuan rumah.

Baca Juga: Sven-Goran Eriksson: Siapa pun Pelatihnya, Timnas Indonesia Tetap Bagus

Meski pada akhirnya gagal melaju ke babak semifinal Piala AFF 2018, tak membuat Fandi merasa kecewa berat. Terlebih mantan pelatih Pelita Jaya tersebut mengakui bahwa Timnas Singapura memang tidak diunggulkan untuk bisa lolos ke semifinal Piala AFF 2018.

Thailand vs Singapura

“Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada Thailand. Mereka memang pantas memenangkan pertandingan ini. Mereka bermain jauh lebih baik dari kami,” ucap Fandi, seperti dikutip Okezone dari Fox Sports Asia, Senin (26/11/2018).

“Meski pada akhirnya gagal, saya tetap bangga dengan apa yang sudah ditunjukkan oleh pemain Singapura. Kami sadar bahwa kami tak diunggulkan, namun kami berjuang hingga mampu bersaing hingga laga terakhir. Itu membuat saya sangat bangga,” tuntas pelatih berusia 56 tahun tersebut.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini