Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Pesepakbola Hebat yang Pensiun Cepat, Nomor 1 Tutup Karier dengan Kisah Pilu

Ramdani Bur , Jurnalis-Senin, 08 Oktober 2018 |11:36 WIB
4 Pesepakbola Hebat yang Pensiun Cepat, Nomor 1 Tutup Karier dengan Kisah Pilu
Zidane (paling kanan) pensiun di usia 34 tahun. (Foto: AFP)
A
A
A

PROFESI sebagai pesepakbola bukanlah pekerjaan yang dapat digeluti dalam waktu lama. Rata-rata, pesepakbola menghabiskan kariernya di dunia si kulit bulat sebagai pemain ialah 15 tahun.

Akan tetapi, ada juga pesepakbola yang memutuskan pensiun di usia kepala empat. Ambil contoh legenda AC Milan, Paolo Maldini, yang memutuskan pensiun ketika usianya sudah menginjak 42 tahun.

Meski begitu, ada juga yang memutuskan gantung sepatu di usia 30-an awal. Padahal, ketika memutuskan pensiun, si pemain masih memiliki kualitas mentereng dalam mengolah si kulit bulat. Siapa saja?

Berikut 5 pesepakbola hebat yang pensiun cepat:

4. Didier Deschamps (32 tahun)

Didier Deschamps

(Foto: Juventus.com)

Deschamps memutuskan pensiun ketika usianya baru menginjak 32 tahun kala memperkuat Valencia, tepatnya di pengujung musim 2000-2001. Padahal secara stamina, Deschamps yang gaya permainannya mirip gelandang Chelsea, N’Golo Kante, masih kompetitif untuk bersaing di level teratas saat itu.

Semasa berkarier sebagai pemain, Deschamps bisa dibilang sukses besar. Ia sempat meraih empat trofi Liga Italia bersama Juventus, dan dua gelar Liga Champions (Marseille dan Juventus). Bersama sang negara yakni Prancis, Deschamps pun memenangi trofi Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000. Hebatnya, saat itu Deschamps berstatus sebagai kapten Les Bleus –julukan Prancis.

3. Marco van Basten (31 tahun)

Van Basten

(Foto: Yahoo Sports)

Van Basten merupakan salah satu penyerang terbaik pada masanya, yakni di periode 1980-an akhir. Ketajaman Van Basten di muka gawang lawan pun membuatnya diapresiasi tiga trofi Ballon d’Or, tepatnya pada 1988, 1989 dan 1992.

Akan tetapi, cedera engkel yang menderanya di usia 28 tahun atau pada 1992, membuat perfoma Van Basten perlahan-lahan menurun. Alhasil, pemain yang membawa Milan meraih tiga trofi Liga Italia dan dua gelar Liga Champions itu pun memutuskan pensiun di usia yang terhitung muda yakni 31 tahun akibat cedera serius yang mendera engkelnya.

2. Eric Cantona (31 tahun)

Eric Cantona

(Foto: Yahoo Sports)

Terlepas dari sisi kontroversial yang dimiliki, Cantona merupakan salah satu penyerang terbaik di dunia pada era 1990-an. Kejayaan Sir Alex Ferguson di masa-masa awal menangani Manchester United itu pun tak lepas berkat kehadiran Cantona.

Selama membela Man United dalam kurun 1992-1997, Cantona menghadirkan empat trofi Liga Inggris bagi publik Stadion Old Trafford. Pada akhirnya karena merasa bosan dengan kehidupan sebagai pesepakbola, Cantona memutuskan pensiun pada 1997, atau ketika dirinya masih berusia 31 tahun.

1. Zinedine Zidane (34 tahun)

Zidane

Zidane merupakan salah satu maestro sepakbola dunia. Buktinya tersaji lewat beragam trofi individu yang didapat. Sebut saja tiga gelar pemain terbaik dunia dan satu trofi Ballon d’Or. Secara tim Zidane juga sukses besar.

Ia menghadirkan dua gelar Liga Italia untuk Juventus dan satu trofi Liga Champions bagi Madrid. Zizou –sapaan akrab Zidane– juga membawa Prancis berjaya dengan menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2002.

Akan tetapi, Zidane menutup kariernya dengan cara yang tidak elok. Ia mendapat kartu merah saat Prancis menghadapi Italia di final Piala Dunia 2006 akibat menyundul dada Marco Materazzi. Meski begitu, Zidane layak disebut sebagai salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada di kolong langit.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement