Share

PSIS Lirik 3 Pemain Timnas Indonesia U-16

Taufik Budi, Sindo TV · Senin 13 Agustus 2018 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 13 49 1935998 psis-lirik-3-pemain-timnas-indonesia-u-16-Fnpf4JEMQi.jpg Ernando Ari Sutaryadi, Kartika Vedhayanto, dan Amirudin Bagus Kahfi Al Fikri. (Foto: Okezone/Taufik Budi)

SEMARANG – PSIS Semarang menyatakan keinginannya untuk meminang tiga jebolan juara di ajang Piala AFF U-16 yang menjadi penggawa Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Keinginan klub berjuluk Mahesa Jenar itu terungkap saat CEO PSIS, AS Sukawijaya, bertemu dengan tiga bintang Timnas U-16, yakni Ernando Ari Sutaryadi, Kartika Vedhayanto, dan Amirudin Bagus Kahfi Al Fikri.

“Mereka bertiga ini adalah aset Semarang. Tentu saja, kami dari PSIS Semarang memberi perhatian lebih kepada mereka,” tutur Yoyok Sukawi –panggilan akrab Sukawijaya, saat bertemu ketiganya di Balai Kota Semarang, Senin (13/8/2018).

Ernando disebut-sebut sebagai pahlawan penyelamat kala timnas mengalahkan Thailand lewat drama adu penalti. Siswa kelas XI SMA 11 Semarang ini berhasil menangkis tendangan dua pemain Negeri Gajah Putih –julukan Thailand, sehingga membawa Indonesia menang 4-3.

Sementara Amirudin Bagus Kahfi, pemain asal Magelang tersebut meraih predikat top scorer, dengan memborong 12 gol di seluruh pertandingan di Piala AFF U-16 2018. Sedangkan Kartika Vedhayanto, yang juga teman sekolah Ernando itu mampu memberi motivasi bagi barisan pertahanan sehingga selama laga AFF Garuda Muda hanya kebobolan empat gol di waktu normal.

Ernando Ari Sutaryadi, Kartika Vedhayanto, dan Amirudin Bagus Kahfi Al Fikri

(Ernando Ari Sutaryadi, Kartika Vedhayanto, dan Amirudin Bagus Kahfi Al Fikri. Foto: Okezone/Taufik Budi)

Yoyok Sukawi menaruh minat terhadap ketiganya, termasuk kembaran Bagus, Amiruddin Bagas Kaffa Al-Rizqi, yang kebetulan tidak ikut ke Semarang lantaran sedang proses kontrak dengan salah satu lini appareal. Hanya saja, karena pemain-pemain PPLP Jawa Tengah tersebut masih di bawah usia 17, pembicaraan kontrak pun akan difasilitasi orangtua masing-masing.

“Mereka ini kan umurnya masih di bawah 17 tahun, jadi belum boleh melakukan kontrak jangka panjang. Sehingga kami, dari Manajemen Mahesa Jenar, berkomunikasi dengan orangtuanya. Kami akan lakukan kontak ke orangtuanya, untuk masa depan pemainnya seperti apa,” beber dia.

BACA JUGA: PSIS Sudah Ajukan Tawaran untuk Atep dan Airlangga, Persela Inginkan Gian Zola

Meski demikian, Yoyok menegaskan PSIS tidak akan menghambat karier sepakbola mereka di timnas.

“Walaupun nanti sudah dikontrak PSIS Semarang namun saya harap tetap fokus di timnas, sampai naik ke timnas usia berikutnya, biar tetap di sana karena perjalanan untuk menuju pesepakbola profesional masih jauh,” lugasnya.

Sementara Sukirno, ayahanda dari Ernando, mengaku menyerahkan sepenuhnya keputusan pilihan klub pada anaknya. Meski begitu, baik Sukirno maupun Ernando hingga saat ini belum memutuskan untuk mencari labuhan karier sepakbola profesional karena akan fokus pada studi terlebih dahulu.

“Tidak hanya dari PSIS, klub-klub lain baik dari Jawa maupun luar Jawa juga sudah kontak. Namun, saya serahkan pada Nando untuk putusannya. Anaknya (Ernando) bilangnya mau menuntaskan sekolah dulu,” ujar dia.

Sementara itu, Bagus mengaku belum berpikir untuk bergabung ke klub Liga 1 Indonesia meski tawaran juga sudah banyak masuk ke orang tuanya.

“Saat ini saya mau fokus dulu bersama timnas, ingin berjuang bawa nama baik bangsa dan negara,” cetus dia.

Tetapi, di masa mendatang, dia tidak menampik ada keinginan bergabung di klub sepakbola sebagai pemain profesional, namun bukan klub sepakbola Tanah Air.

“Ingin main di Liga Jepang. Saya lihat di Youtube sepertinya di sana lebih menantang,” tutur Bagus.

PSIS Siapkan Kontrak 15 Tahun untuk Bintang Timnas U-16

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, bertemu dengan tiga bintang Tim Nasional U-16 yang membawa Indonesia menjadi juara piala AFF untuk pertama kalinya dalam sejarah, yakni Ernando Bagus, serta Vedhayanto. Bertempat di kantor Wali Kota Semarang, pertemuan ketiga bintang Garuda Asia dengan Wali Kota Semarang tersebut dihadiri pula oleh Yoyok.

Yoyok memang secara khusus diundang oleh Hendi –sapaan akrab Wali Kota Semarang– untuk dapat mewakili PSIS Semarang melakukan komunikasi secara serius dengan Ernando, Vedhayanto, dan Bagus.

"Itu Mas Yoyok sudah ngelirik terus, biasanya kalau sudah datang sama Mas Danur berarti kontraknya sudah disiapkan," goda Hendi yang disambut tepuk tangan dan tawa dari ketiga orang tua pemain masa depan Indonesia tersebut. "Gimana Mas Yoyok, apa langkah PSIS selanjutnya?" lempar Hendi pada CEO PSIS, Yoyok Sukawi.

"Ya ini bagus sekali Pak Wali, sekalian lapor pada intinya PSIS siap, kalau langsung mau dibuatkan kontrak jangka panjang dari sekarang sampai 15 tahun tidak ada masalah," tutur Yoyok kepada Hendi. "Tapi, karena sekarang umurnya masih di bawah 17 tahun, maka harus diwakili orangtuanya," jelasnya lebih lanjut.

Mendengar penjelasan Yoyok tersebut, Hendi seketika melempar tawa kepada legenda PSIS Semarang, Trimur Vedhayanto yang hadir dalam pertemuan tersebut mendampingi anaknya Kartika Vedhayanto. Aksi Vedhayanto dalam Piala AFF 2018 sempat viral karena tendangan bebasnya tidak disahkan sebagai gol walaupun bola sudah melewati garis gawang. Hal tersebut terjadi saat Indonesia bersua dengan Timor Leste.

Wali Kota Semarang tersebut pun terlihat optimistis bila bintang Timnas U-16 akan merapat ke PSIS, khususnya Ernando dan Vedhayanto. Pasalnya, Hendi yakin bila mereka memiliki kecintaan yang besar pada kota ini.

"Hari ini saya berharap agar PSIS bisa lakukan negosiasi. Saya yakin jika rasa cinta yang besar terhadap kota ini akan dikedepankan. Kalau kontraknya hanya beda-beda tipis, ya ke PSIS sajalah," lanjutnya.

Sementara Ernando Ari Sutaryadi yang disebut sebagai pahlawan Indonesia di final Piala AFF U-16 mengungkapkan akan tetap berada di Semarang dengan menampik tawaran dari klub-klub besar Liga 1 Indonesia.

“Tawaran kontrak banyak, tapi saya mau menyelesaikan sekolah," jawab kiper yang masih bersekolah di SMA Negeri 11 Kota Semarang tersebut. Sikap tersebut tentu saja dapat menjadi celah PSIS Semarang untuk mengikat Ernando.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini