Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Awal Mula Kartu Kuning dan Merah Ada di Sepakbola

Djanti Virantika , Jurnalis-Selasa, 06 Februari 2018 |14:27 WIB
Begini Awal Mula Kartu Kuning dan Merah Ada di Sepakbola
Kartu kuning dan merah. (Foto: FIFA)
A
A
A

KARTU kuning dan merah menjadi hal sangat identik dengan pertandingan sepakbola. Dua barang tersebut menjadi hal wajib yang harus dibawa wasit saat memimpin sebuah pertandingan sepakbola.

Fungsi besar yang disandang kedua barang ini menjadi alasan betapa krusialnya kehadiran kartu kuning dan merah dalam sebuah pertandingan. Lewat kartu kuning, wasit dapat memberi peringatan kepada pemain. Biasanya, kartu ini diberikan wasit kepada pemain jika melakukan kesalahan atau pelanggaran serius.

Tak hanya pelanggaran, wasit juga bisa memberikan kartu kuning kepada pemain untuk alasan lain. Para pemimpin pertandingan ini juga bisa memberikan kartu kuning kepada pemain jika mereka melayangkan pernyataan kontroversial yang bersifat suku, ras, agama, atau antargolongan (SARA).

BACA JUGA: SOCCERPEDIA: Pesepakbola Tertua yang Tampil di Final Liga Champions

Sementara itu, fungsi yang lebih sakti dipegang oleh kartu merah. Pemain yang mendapatkan kartu merah dipastikan keluar dari pertandingan tersebut. Karena itu, wasit biasanya akan mengeluarkan kartu ini jika pelanggaran yang dilakukan pemain sudah terbilang sangat berbahaya.

Pemain juga bisa mendapatkan kartu merah jika telah dua kali menerima kartu kuning dalam sebuah pertandingan. Karena perannya yang begitu ‘sakti’, kehadiran kartu merah pun menjadi hal yang paling ditakuti setiap pemain.

BACA JUGA: SOCCERPEDIA: Klub Pertama yang Juara Liga Champions meski Tak Kampiun Kompetisi Domestik

Keberadaan kartu kuning dan merah dalam dunia sepakbola sendiri sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Kedua kartu ini mulai diperkenalkan wasit asal Inggris, Ken Aston, saat berlangsungnya Piala Dunia 1966.

Setelah menampilkannya di ajang Piala Dunia 1966, Aston pun terus melakukan perkembangan terkait penggunaan dua kartu tersebut. Ia mulai menyempurnakan dan melakukan uji coba penggunaan kartu kuning dan merah pada Olimpiade 1968 dan Piala Dunia 1970 di Meksiko.

Hingga akhirnya, pada 1982, sistem kartu kuning dan merah menjadi hal yang wajib digunakan dalam setiap pertandingan sepakbola. Banyak kontroversi yang bergulir terkait penggunaan kedua kartu ini di lapangan. Biasanya, unsur subjektivitas wasit yang paling mendominasi timbulnya kontroversi tersebut.

(Ramdani Bur)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement