Madrid Disingkirkan Leganes karena Tak Mainkan Ronaldo dan Bale, Zidane: Saya Tak Menyesal

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 25 Januari 2018 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 25 46 1849955 madrid-disingkirkan-leganes-karena-tak-mainkan-ronaldo-dan-bale-zidane-saya-tak-menyesal-HbHrF2mW3g.jpg Madrid disingkirkan Leganes. (Foto: REUTERS/Juan Medina)

MADRID – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane tak menyesal tidak memainkan Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale saat timnya dikalahkan Leganes 1-2 di leg II perempatfinal Copa del Rey, Kamis (25/1/2018) dini hari WIB. Meski begitu, Zizou –sapaan akrab Zidane– mengaku siap bertanggung jawab atas hasil yang diterima Madrid di laga tersebut.

Madrid menjamu Leganes dengan kepercayaan diri tinggi. Hal itu karena pada leg I yang berlangsung di markas Leganes, Madrid menang 1-0 lewat gol tunggal Marco Asensio. Karena itu pada leg II yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Zizou mencadangkan beberapa pemain terbaiknya, termasuk Ronaldo dan Bale.

Ketiadaan sang superstar rupanya menurunkan performa Madrid. Pada menit 32, Javier Eraso membuka keunggulan Leganes. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai. Di babak kedua, Madrid mencoba bangkit. Hasilnya pada menit 47, Karim Benzema membuka keran golnya dengan membobol gawang Leganes. Akan tetatpi hasil imbang itu tidak bertahan lama.

BACA JUGA: Leganes Hentikan Perjuangan Real Madrid dengan skor 1-2 di Santiago Bernabeu

Leganes kembali unggul lewat Gabriel Pires di menit 55. Skor 2-1 bertahan hingga akhir laga. Agregat memang sama 2-2, namun Leganes berhak melaju ke semifinal karena unggul agresivitas gol tandang.

“Saya sebenarnya telah menemukan solusi agar tim bermain lebih efektif. Saya tak menyesal tidak memainkan Bale atau Ronaldo. Namun, saya mengambil tanggung jawab ini. Sebenarnya kami tampil dengan tim yang sangat kompetitif. Di atas kertas kami sangat kompetitif. Namun, kami melakukan kesalahan besar dengan kalah di kandang,” kata Zidane mengutip dari Football Espana, Kamis (25/1/2018).

BACA JUGA: Pergerakan Transfer Madrid Buat Khawatir Chelsea dan Manchester United

Meski begitu, Zidane mengakui kekalahan timnya. Pelatih berpaspor Prancis itu menyebut Marco Asensio dan kawan-kawan bermain tak sesuai yang telah diinstruksikan sebelumnya.

“Ini merupakan hasil yang adil. Sebab kami melakukan sesuatu yang tidak sewajarnya. Kami gagal dan harus mengambil tanggung jawab itu. Saya sangat kecewa. Sulit untuk menerima kekalahan ini,” tutup pelatih yang telah memberikan delapan trofi semenjak menangani Madrid pada 4 Januari 2016 itu.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini