nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Allegri Sebut Dybala Tak Bisa Jadi Ujung Tombak

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018 05:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 08 51 1841473 allegri-sebut-dybala-tak-bisa-jadi-ujung-tombak-pEciD3JSzz.jpg Paulo Dybala dan Massimiliano Allegri (AFP)

TURIN – Dalam beberapa waktu terakhir, sempat beredar kabar keretakan hubungan antara striker Juventus, Paulo Dybala, dengan sang pelatih, Massimiliano Allegri. Kabar tersebut merebak lantaran Allegri cukup lama tak memainkan Dybala dan lebih memilih menempatkannya di bangku cadangan.

Allegri pun menampik kabar keretakan hubungan tersebut. Pelatih berkebangsaan Italia itu juga menjelaskan bahwa dirinya membangkucadangkan Dybala lantaran sang pemain membutuhkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri, setelah pada awal musim tampil impresif dan membuat sang striker mendapat tekanan besar untuk selalu tampil prima.

(Baca juga: Pogba Jadi Kunci Utama Kehadiran Dybala di Manchester United)

Kini, rumor keretakan hubungan tersebut telah terpinggirkan. Dybala pun sudah kembali mulai dimainkan secara rutin oleh Allegri. Namun begitu, situasi panas yang sempat datang di ruang ganti Juventus tersebut nyatanya menjadi sasaran bagi klub-klub lain untuk memanfaatkan situasi.

Sebut saja nama Manchester United yang dalam beberapa waktu terakhir dikabarkan berminat untuk bisa memboyong Dybala ke Old Trafford. Pasalnya, produktivitas Dybala dalam mencetak gol, disebutkan menarik hati pelatih Man United, Jose Mourinho, untuk bisa menjadi striker utama mereka.

Meski Man United sudah memiliki Romelu Lukaku dan Zlatan Ibrahimovic, serta bintang muda Marcus Rashford, yang berposisi sebagai ujung tombak, namun kehadiran Dybala disebutkan tetap menarik hati Mourinho. Tidak hanya Man United, beberapa klub besar lainnya juga dikabarkan ingin menjadikan Dybala sebagai ujung tombak mereka.

Menanggapi hal tersebut, Allegri menjelaskan bahwa peran utama Dybala di dalam tim sebenarnya bukanlah menjadi ujung tombak atau penyerang tengah. Mantan pelatih AC Milan itu menerangkan adalah sebuah kesalahan besar jika menempatkan Dybala sebagai ujng tombak. Pasalnya, striker asal Argentina itu disebutnya lebih hidup bila bermain melebar dan melakukan tusukan-tusukan ke wilayah pertahanan lawan, ketimbang menceploskan bola dari jarak dekat.

“Dia (Dybala) tidak bisa bermain sebagai penyerang tengah untuk klub besar, di mana jarak ke gawang jauh lebih dekat. Lihat saja, gol-gol terbaiknya untuk Juve: itu tercipta ketika dia berlari dari posisi yang lebih dalam,” ungkap Allegri, menukil dari The Peoples Person, Senin (8/1/2018).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini