PERSIB Bandung doyan dalam urusan membeli pemain-pemain matang alias siap pakai. Tapi, Persib ternyata merupakan 'pabrik' pencetak pemain andal. Sayangnya, tidak semua pemain potensial yang ada ditarik oleh Persib meski mereka merupakan binaan Maung Bandung –julukan Persib.
Persib sendiri memiliki akademi berjenjang di berbagai usia. Akademi itu menjadi sarana menyaring para pemain berbakat di Jawa Barat.
Dari akademi itu, lahir banyak pemain potensial. Tapi, hanya beberapa pemain saja yang dilirik tim senior. Bahkan, pemain yang dipromosikan ke tim senior belum tentu mendapat kesempatan bermain banyak.
Dari sederet nama, teranyar adalah Febri Hariyadi dan Henhen Herdiana yang mendapat tempat di tim inti musim lalu. Keduanya semula 'dipaksakan' main untuk memenuhi regulasi wajibnya pemain muda dimainkan. Tapi, mereka mampu menjawab kepercayaan hingga mendapat tempat utama di tim.
Selain Febri dan Henhen, para pemain promosi lainnya jarang mendapat kesempatan bermain. Beberapa di antaranya Gian Zola, Agung Mulyadi, Pudja Abdillah, dan Ahmad Subagja Basith. Nama terakhir bahkan memutuskan hengkang demi mendapat jam bermain lebih banyak di tim lain.
Di luar nama-nama itu, Persib sebenarnya memiliki pemain binaan yang talentanya 'disia-siakan'. Tim lain lebih melirik potensi mereka dan memberi jam bermain banyak. Siapa saja mereka?
Berikut 5 anak kandung yang tak dilirik Persib:
5. Erwin Ramdani (PS TNI)
Musim lalu, Erwin bermain di PS TNI. Ia berposisi sebagai winger. Ia merupakan salah seorang pilar utama PS TNI.
Ia bermain sebanyak 27 kali dengan catatan lima gol dan empat assist. Banyak yang menilai ia merupakan tandem ideal untuk Febri Hariyadi di sektor sayap 'Maung Bandung' jika direkrut.
4. Abdul Aziz
(Foto: Laman resmi Persib)
Ia merupakan salah seorang talenta gelandang muda terbaik di Indonesia. Bersama Borneo FC, ia membuktikan kualitasnya.
Catatan lainnya, ia merupakan pilar inti tim Jawa Barat saat menjuarai PON XIX/2016 di cabang sepakbola. Aziz bahkan adalah peraih sepatu emas. Aziz baru saja memutuskan meninggalkan Borneo FC. Salah satu dari PSMS Medan, PS TNI dan juga Persib kemungkinan jadi destinasi Aziz untuk tampil di Liga 1 2018.
3. Alfath Faathier (Persiba Balikpapan)
Alfath merupakan salah satu pemain muda yang mencuri perhatian penikmati sepakbola Indonesia di Liga 1 2017. Ia bisa berposisi di posisi bek kanan maupun kiri sama baiknya.
Perannya tidak tergantikan di sektor pertahanan Persiba. Ia cukup tangguh dalam bertahan, bisa membantu sektor penyerangan, serta merupakan tipikal pelari cepat dan lincah.
Jika direkrut Persib, Alfath bisa menjadi pemain regenerasi untuk menggantikan peran Tony Sucipto atau Supardi Nasir.
Tapi, Alfath kini merapat ke Madura United. Meski tak mampu menyelamatkan Persiba dari degradasi, penampilan Alfath ternyata cukup memukau. Ia bahkan menolak tawaran dari lima klub sebelum memutuskan bergabung ke Madura United.
2. Hanif Sjahbandi (Arema FC)
(Foto: Instagram @hanifsjahbandi)
Musim lalu, Hanif menjadi bagian Arema FC. Ia merupakan salah seorang pemain penting bagi klub berjuluk 'Singo Edan' tersebut.
Ia bertipikal gelandang kreatif. Hanif juga keras, ngotot, dan merupakan pemain tak kenal takut. Bahkan, ia tak ragu melawan pemain yang lebih senior di lapangan.
Meski masih muda, Hanif sendiri punya banyak pengalaman bermain. Ia tercatat menjadi bagian Tim Nasional Indonesia U-22 di ajang SEA Games.
Tidak hanya itu, ia juga pernah menimba ilmu di Manchester United pada 2009 lalu. Saat itu, ia berhak berlatih di klub legendaris tersebut sebagai bagian dari Festival AFF 2009. Ia berada di sana selama enam hari.
1. Sutanto Tan
(Foto: Instagram @Sutantoo)
Sutanto Tan pernah menimba ilmu di Diklat Persib pada 2011-2012. Tapi, ia tidak pernah memperkuat Persib di level senior.
Tim lain justru lebih mengendus bakatnya. Ia mampu bermain sebagai gelandang serang maupun striker. Di Indonesia, Sutanto pernah bermain untuk Bali United (2015), Mitra Kukar (2016), Persija Jakarta (2017), dan kini kembali dikontrak Bali United.
Bahkan bersama Persija, Sutanto merupakan personel andalan dengan mencatatkan 20 penampilan dan satu assist di Liga 1 2017. Ia juga pernah bermain di klub Singapura, yaitu Geylang United. Sutanto juga pernah jadi bagian Tim Nasional Indonesia U-23.
(Ramdani Bur)