TURIN – Penurunan performa jelas terlihat dalam diri striker Juventus, Paulo Dybala, dalam beberapa pertandingan terakhir. Sempat tampil ganas di awal musim dan mendulang banyak gol, Dybala semakin mendapat kepercayaan untuk menjadi tumpuan utama justru secara perlahan kehilangan kegemilangannya.
Di awal kompetisi 2017-2018, Dybala yang dipercaya mengenakan nomor 10 Juventus, tampil dengan performa luar biasa. Bagaimana tidak, pasalnya, saat musim kompetisi baru memasuki pengujung September, striker berkebangsaan Argentina itu sudah mengemas 12 gol untuk si Nyonya Tua di berbagai ajang.
(Baca juga: Man United Siap Ramaikan Persaingan untuk Mendapatkan Paulo Dybala)
Kala itu, Dybala mampu menjadi penyelamat Juventus dengan gol-golnya yang membuahkan kemenangan saat Gonzalo Higuain kesulitan menemukan permainan terbaiknya, utamanya dalam hal membobol gawang lawan. Namun kini, saat performa Higuain sudah kembali menanjak, justru giliran Dybala yang mengalami paceklik gol.
Dalam beberapa peretandingan terakhir, mantan striker Palermo itu pun akhirnya hanya menjadi penghangat bangku cadangan saja. Pasalnya, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, lebih memilih menerapkan formasi 4-3-3, di mana posisi penyerang diisi oleh Higuain sebagai ujung tombak. Sementara posisi sayap menjadi milik Mario Mandzukic dan Juan Cuadrado.