Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SOCCERPEDIA: 3 Laga dengan Skor Imbang Terbesar di Liga Champions

Ramdani Bur , Jurnalis-Jum'at, 01 Desember 2017 |12:30 WIB
SOCCERPEDIA: 3 Laga dengan Skor Imbang Terbesar di Liga Champions
Chelsea saat bermain 4-4 kontra Liverpool. (Foto: EPA)
A
A
A

TAK bisa dipungkiri, Liga Champions adalah salah satu turnamen tersengit di muka bumi. Semenjak berganti format pada 1992-1993, baru ada satu tim yang keluar sebagai kampiun dua musim beruntun. Tim yang dimaksud ialah Real Madrid yang melakukannya pada 2015-2016 dan 2016-2017.

Sejatinya, level keketatan Liga Champions tak hanya tersaji di fase gugur/knockout. Persaingan sengit sudah berlangsung di fase grup. Hal itu terbukti pada Fase Grup E Liga Champions 2000-2001.

Saat itu Hamburg yang berstatus tuan rumah, ditahan Juventus dengan skor 4-4. Saat itu, Juventus unggul lebih dulu via gol Igor Tudor pada menit keenam. Akan tetapi, Die Rothosen –julukan Hamburg– menyamakan kedudukan lewat Anthony Yeboah pada menit 17.

BACA JUGA: SOCCERPEDIA: 5 Final Liga Champions yang Penentuan Juaranya Lewat Perpanjangan Waktu

Filippo Inzaghi sempat membuat Juventus unggul 3-1 lewat brace (dua gol) yang dicetak. Akan tetapi Hamburg membalikkan kedudukan lewat gol-gol yang dicetak Mehdi Mahdavikia, Hans Jorg Butt dan Niko Kovac. Beruntung, Juventus memiliki Inzaghi setelah mencetak gol pada menit 88, sekaligus mengemas hattrick di laga tersebut. Skor sama kuat 4-4.

Skor 4-4 merupakan hasil imbang terbesar di Liga Champions. Selain laga di atas, ada dua pertandingan lain yang berakhir sama kuat 4-4. Sebut saja Chelsea vs Liverpool di leg II perempatfinal Liga Champions 2008-2009 dan Bayern Leverkusen vs AS Roma (2014-2015).

BACA JUGA: SOCCERPEDIA: 3 Klub yang Lebih dari 1 Kali Lolos ke Final Liga Champions, namun Gagal Juara

Saat itu karena skor imbang 4-4, Liverpool gagal melaju ke semifinal. Sebab di leg I, The Reds –julukan Liverpool– takluk 1-3 dari Chelsea. Sementara untuk Leverkusen, karena gagal mengalahkan Giallorossi –julukan Roma, mereka tak lolos ke 16 besar Liga Champions 2014-2015.

(Ramdani Bur)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement