Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

EKSKLUSIF: Sebelum Lionel Messi, Egy Maulana Ternyata Kagumi Arjen Robben

Ramdani Bur , Jurnalis-Selasa, 26 September 2017 |10:30 WIB
EKSKLUSIF: Sebelum Lionel Messi, Egy Maulana Ternyata Kagumi Arjen Robben
Egy Maulana ternyata sempat kagumi Robben. (Foto: Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

KETIKA menggiring bola, selintas gaya permainan playmaker Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri, identik dengan megabintang Barcelona, Lionel Messi. Tidak hanya menggiring bola, gaya mengumpan hingga melepaskan bola pesepakbola 17 tahun itu pun sama dengan La Pulga –julukan Messi.

Namun, jangan kaget jika keduanya memiliki kesamaan. Sebab sejak kecil, Egy mengidolai Messi yang kini telah mengoleksi lima trofi Ballon d’Or. Egy yang mengawali karier bersama tim Asam Kumbang itu sudah kesengsem dengan aksi Messi, terutama ketika Barcelona meraih treble winner perdana pada musim 2008-2009.

BACA JUGA: EKSKLUSIF: Awal Mula Egy Maulana Mengenal Dunia Sepakbola hingga Bertemu Indra Sjafri

Akan tetapi, Messi bukanlah pesepakbola pertama yang dikagumi Egy. Ia mengaku winger Bayern Munich, Arjen Robben, sebagai pesepakbola pertama yang memotivasinya untuk berkarier di dunia si kulit bulat.

(Foto: Heru Haryono/Okezone)

 Tidak heran Egy mengagumi Robben yang terkenal piawai dalam menyisir sisi sayap. Pada masanya, Robben bisa bisa dibilang salah satu pemain terbaik dunia. Jika tidak terganggu cedera, winger berpaspor Belanda itu merupakan ancaman utama bagi pertahanan lawan.

Selain sukses di level klub bersama Chelsea, Real Madrid dan juga Bayern, Robben juga bersinar bersama Timnas Belanda. Ia membawa Der Oranje –julukan Timnas Belanda– lolos ke final Piala Dunia 2010 dan finis di posisi tiga pada ajang yang sama empat tahun kemudian

Berikut wawancara eksklusif yang dilakukan Okezone bersama Egy:

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement