NAMA Egy Maulana Vikri sedang hangat diperbincangkan pencinta sepakbola dunia, bahkan Asia. Hal itu berkat performa apik pesepakbola 17 tahun saat tampil di Piala AFF U-18 2017 bareng Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 yang bergulir di Myanmar pada 4 -17 September.
Permainan apik Garuda Nusantara –julukan Timnas Indonesia U-19– hingga finis di posisi tiga tak lepas dari kinerja pesepakbola asal Medan itu. Di akhir turnamen, Egy “Messi” bahkan keluar sebagai top skor dengan koleksi delapan gol.
Namun, sebelum menginjak level seperti saat ini, Egy membutuhkan usaha keras. Ia memulai karier sepakbolanya di Medan dan tampil di banyak turnamen kelompok umur. Kualitas olah bolanya pun terkenal seantero Medan.
(Foto: Heru Haryono/Okezone)
Selain sang ayah yakni Syaripudin, Subagja Suhian bisa dibilang salah satu sosok yang menemukan bakat Egy kecil. Subagja yang akhirnya merekomendasikan Egy ke pelatih Timnas Indonesia U-19 saat ini, Indra Sjafri, untuk melihat skill olah bola sang anak didik pada 2012.
Tidak sampai di situ, Subagja juga yang meyakinkan kedua orangtua Egy untuk melepas sang anak ke Jakarta. Pada kelas 2 sekolah menengah pertama (SMP), Egy pun dibawa Subagja dari Medan ke Jakarta untuk menjalani seleksi di Pusat Pembinaan dan Latihan olahraga Pelajar (PPLP) Ragunan, hingga akhirnya lolos dan kini membela Timnas Indonesia U-19.
Ingin tahu lebih lengkapnya? Berikut wawancara eksklusif yang dilakukan Okezone bersama Egy Maulana: