SEPAKBOLA merupakan olahraga yang mempertunjukkan permainan kolektif. Sebanyak 11 pemain memiliki tujuan membawa timnya meraih kemenangan. Namun, dalam sebuah tim pasti memiliki pemain yang menonjol dibandingkan yang lainnya.
Sebagai contoh adalah pemain Red Bull Salzburg, Naby Keita yang pada musim panas ini menjadi pemain incaran tim besar. Sebagai pemain yang berposisi sebagai gelandang, ia tampil gemilang dengan membukukan delapan gol dan tujuh assist dari 31 laga di Liga Jerman 2016-2017.
Tipe permainannya begitu modern, Keita memiliki kemampuan bertahan dan menyerang yang sangat baik. Tak salah ia menjadi roh permainan Salzburg hingga mampu membawa tim promosi itu menjadi runner-up Liga Jerman 2016-2017.
Keita ternyata bukan satu-satunya pemain yang bersinar di dalam tim yang dibela. Berikut adalah empat pemain yang terlalu hebat di klubnya sendiri, seperti mengutip dari Sport Skeeda, Senin (21/8/2017):
1. Virgil van Dijk (Southampton)
Memliki postur tinggi bagai raksasa, palang pintu Southampton ini menjadi andalan tim asal Inggris itu. Van Dijk merupakan mimpi buruk bagi setiap striker. Bagaimana tidak, ia sangat kuat dalam duel udara dan piawai membaca pikiran lawan.
Terkadang, pesepakbola berusia 26 tahun dioperasikan sebagai pemain tengah. Pasalnya, sang pelatih yakni Claude Puel melihat pemain berpaspor Belanda itu memiliki visi permainan yang bagus. Meski rutin bermain sebagai pemain belakang, ia mampu mencetak satu gol dari 21 laga bersama The Saints.
Memiliki potensi luar biasa, namun mantan pemain Glasgow Celtic itu sudah cukup lama absen meraih trofi juara. Terakhir ia merasakan juara domestik pada 2014-2015, saat mengantarkan Celtic juara Liga Skotlandia.
2. Jean Seri (OGC Nice)
Jean Michael Seri jauh dari sorotan kamera selama bertahun-tahun. Pemain berusia 26 tahun itu tak pernah merasakan gelar juara selama kariernya. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan tersebut hampir menjelajahi semua area lapangan di setiap pertandingan.
Apabila di Italia, ia sangat cocok bermain sebagai regista. Seri memiliki kemampuan tersebut, karena gaya permainannya begitu luar biasa, terutama saat menggocek lawan dan menahan bola. Belum lagi pemain berpaspor Pantai Gading itu memiliki sepakkan keras, itu terlihat dari penampilannya musim lalu yang mampu mencetak tujuh gol dan sembilan assists.
Menurut beberapa media, Barcelona begitu tertarik dengan Seri. Tentu keberadaannya bisa menjadi solusi lini tengah El Barca yang ditinggal Xavi Hernandez pada musim panas 2015.