JOSE Mourinho terkenal sebagai pelatih cerdas. Terbukti semenjak turun sebagai pelatih profesional pada 2000 sudah 25 trofi berhasil diraih pria berkebangsaan Portugal tersebut. Namun, namanya manusia pasti ada kekurangan dan kelebihan.
Mou –sapaan akrab Mourinho– kerap kerepotan membawa tim asuhannya meraih kemenangan tiap kali menghadapi Real Madrid. Bahkan kesulitan itu terjadi di musim saat Mou mengantarkan FC Porto menjuarai Liga Champions 2003-2004.
Total, Mou empat kali membawa tim asuhannya menghadapi Los Blancos –julukan Madrid. Hasilnya, Mou harus rela menerima satu imbang dan tiga kalah! Kesemua pertandingan itu dilewati dengan status sebagai pelatih Porto. Pertemuan pertama tersaji di Fase Grup Liga Champions 2001-2002.
Bertandang ke markas Madrid, Porto tumbang 0-1 lewat gol tunggal Santiago Solari. Ketika gantian menjamu Madrid, Porto juga kalah 1-2. Saat itu Madrid unggul dua gol lebih dulu via Solari dan Ivan Helguera, sebelum Nuno Capucho memperkecil kedudukan.