Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OKEZONE STORY: Andil Sofia Balbi, Kontroversi dan Raih Banyak Kesuksesan Warnai Perjalanan Karier Luis Suarez

Nanda Karlita , Jurnalis-Selasa, 01 Agustus 2017 |13:14 WIB
OKEZONE STORY: Andil Sofia Balbi, Kontroversi dan Raih Banyak Kesuksesan Warnai Perjalanan Karier Luis Suarez
A
A
A

PEMAIN asal Uruguay, Luis Suarez, memang telah menjelma sebagai pemain bintang. Padahal jalan terjal sempat menghampirinya saat membangun karier sepakbola di masa muda.

Di masa kecilnya, Suarez berhasil masuk ke Urreta, klub bergengsi di Montevideo. Bahkan di tim kecil tersebut, mantan pemain Liverpool itu berhasil tampil dengan baik hingga mendapatkan perhatian khusus dari Ketua Tim Nacional, Wilson Pirez.

Di usianya yang saat itu masih menginjak sembilan tahun, Suarez mendapatkan kesempatan untuk bermain di tim sekelas Nacional. Sayangnya dengan berbagai masalah yang menimpa, Suarez gagal mentereng dan sempat tak mendapat tempat di Nacional.

Beruntung dengan peran gadis yang disukainya, Sofia Balbi, Suarez berhasil mendapatkan tempat kembali di skuad utama Nacional. Bahkan di Nacional, Suarez berhasil mencetak 10 gol dari 27 penampilan.

Hingga akhirnya, striker Barcelona itu diminati oleh tim asal Belanda, FC Groningen. “Kami mencari pemain lain di Uruguay. Luis menarik perhatian kami. Kami tergila-gila padanya dan membuat kesepakatan secepat mungkin. Itu adalah penandatanganan paling mahal yang pernah kami buat. Itu adalah judi tapi hasilnya sangat baik,” kata Rob Jans, mantan pelatih Groningen yang sekarang menjadi Manajer Heerenveen.

(Baca juga: OKEZONE STORY: Hampir Jadi Penambang, Alexis Sanchez Tumbuh Jadi Pesepakbola Kelas Dunia)

Suarez dibeli Groningen pada 2006 dengan harga 800.000 euro atau saat ini sekira Rp12 miliar. Namun, Nacional agaknya merindukan sosok Suarez yang telah memberikan pengaruh yang cukup baik bagi tim.

Sifat Bengal Suarez semakin kentara saat dirinya berseragam Ajax Amsterdam, klub setelah Groningen. Saat Ajax berhadapan dengan PSV Eindhoven, Suarez sempat beradu mulut dengan gelandang PSV, Otman Bakkal.

Setelah terlibat adu mulut, keduanya diusir keluar lapangan setelah mendapatkan kartu merah dari pengadil lapangan. Saat itu Suarez kedapatan menggigit Bakkal.

Sebelum kasus itu, Suarez sempat menjadi perbincangan kala dirinya melakukan handball pada pertandingan perempatfinal Piala Dunia 2010 antara Uruguay melawan Ghana.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement