PARTAI big match yang mempertemukan Arsenal kontra Bayern Munich, tersaji pada babak 16 besar Liga Champions 2016-2017. Berstatus sebagai tim besar di masing-masing liga, laga Arsenal kontra Bayern pasti layak untuk disaksikan.
Terlebih kedua tim selalu bertemu di fase knock out dalam tiga tahun terakhir. Karena itu, baik Meriam London maupun The Bavarian –julukan Bayern– pasti sudah mengenal gaya permainan satu sama lain.
Musim ini pertandingan kedua tim dipastikan bakal berlangsung lebih menarik. Pasalnya, Bayern musim ini memiliki arsitek baru asal Italia yakni Carlo Ancelotti.
Jika menarik ke belakang, Bayern boleh optimis bila bertemu Arsenal dengan Ancelotti sebagai juru taktik. Pasalnya, Don Carlo –julukan Ancelotti– memilik rekor bagus saat bertemu pelatih Meriam London, yakni Arsene Wenger.
Pertama kali bertemu pada musim 2007-2008, total Ancelotti dan Wenger sudah enam kali bertemu di semua kompetisi. Mantan pelatih Real Madrid itu tiga kali sukses mempermalukan The Professor –julukan Wenger.
1. Pertemuan pertama antara kedua pelatih terjadi saat Ancelotti masih menukangi AC Milan tepatnya pada musim 2007-2008. Jumpa leg pertama babak 16 besar Liga Champions, pertemuan keduanya harus berakhir imbang dengan skor 0-0.
2. Memiliki skuad fenomenal saat itu, Arsenal di bawah asuhan Wenger sukses meraih kemenangan kontra AC Milan pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim 2007-2008 . Gol dari Cesc Fabregas dan Emanuel Adebayor sukses menjegal langkah Milan yang saat itu diasuh Ancelotti.
3. Pada musim 2009-2010, Ancelotti memutuskan hijrah ke Inggris dan menjadi manajer Chelsea. Ternyata keputusan tersebut membuat Don Carlo kembali bertemu Wenger di kompetisi Liga Inggris. Bertemu pada pekan ke-14 Liga Inggris, The Blues –julukan Chelsea– yang bermain di Emirates Stadium sukses meraih kemenangan dengan skor telak 0-3.
4. Lagi-lagi Ancelotti berhasil mempecundangi Wenger. Bertemu pada pertandingan kedua Liga Inggris musim 2009-2010, Chelsea berhasil memenangkan pertandingan lewat dua gol yang dikemas Didier Drogba.
5. Satu musim berselang, Ancelotti kembali mengalahkan Wenger di atas lapangan. Pada pertandingan pertama Liga Inggris musim 2010-2011, Chelsea yang bertindak sebagai tuan rumah berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0.
6. Tidak ingin terus-terusan dipecundangi Ancelotti, Wenger sukses bangkit di musim tersebut. Pada pertandingan kedua, tepatnya 27 Desember 2010, Arsenal berhasil membalasnya dengan kemenangan 3-1.
(Reza Wahyu Saputra)