"Yang bermain anak-anak, bukan saya. Saya cuma ngasih instruksi aja," ungkap Naim.
Promosinya Kancil BBK ke kompetisi profesional pun bukan yang pertama bagi Naim. Tahun lalu, ia juga sukses meloloskan Black Steel Papua ke kompetisi profesional.
Disinggung soal anggapan sebagai pelatih spesialis untuk mempromosikan tim bermaterikan pemain muda ke kompetisi profesional, ia juga merendah. Ia sendiri heran soal anggapan dan fakta tersebut. Ia bahkan merasa masih harus banyak belajar pada pelatih-pelatih senior.
"Kurang tahu ya. Mungkin saya lebih cocok membina pemain muda karena buat saya pemain muda masih bisa diatur, jadi masih bisa dibina dengan baik agar mengerti pemahaman futsal," tuturnya.
Kini, ia pun bersiap menatap kompetisi profesional bersama Kancil BBK jika posisinya dipertahankan manajemen. "Kalau masih dipercaya manajemen, kita ingin bertahan di liga pro. Kalau bisa, kita buat kejutan," tandas Naim
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.