7. Alfredo di Stefano
Mendiang Alfredo di Stefano masuk ke dalam pilihan Cruyff. Cruyff disebut-sebut memang sangat mengagumi mantan pesepakbola yang meraih kesuksesan besar bersama Real Madrid tersebut. Di Madrid, Di Stefano mampu meraih lima gelar Liga Champions dan delapan gelar La Liga, serta masing-masing satu gelar Intercontinental Cup dan Copa del Rey.
8. Piet Keizer
Piet Keizer masuk menjadi winger terbaik pilihan Cruyff. Keizer bisa dikatakan sebagai pemain satu angkatan Cruyff. Keizer menjadi rekan setim sepanjang karier Cruyff bermain bersama Ajax Amsterdam. Pria yang kini berusia 72 tahun tersebut memang hanya membela de Godenzonen –julukan Ajax– sepanjang karier sepakbolanya. Bersama Ajax, total ia meraih 17 gelar, termasuk enam gelar Eredivisie, empat gelar KNVB Cup, dan tiga gelar beruntun Liga Champions.
9. Diego Maradona
Dalam statusnya yang dulu dikenal sebagai pesepakbola kontroversional, Cruyff tetap menilai Maradona adalah salah satu penyerang terbaik di dunia. Tak heran memang, mengingat betapa luar biasanya jumlah gol yang lahir dari kakinya, khususnya ketika masih membela klub Argentinos Juniors di awal karier profesionalnya. Sukses diraih legenda sepakbola Argentina itu saat membela Napoli di musim 1984 hingga 1991, dengan total lima gelar dikoleksinya.
10. Pele
Dengan nama besar yang dimilikinya hingga saat ini, tentu tidak mengherankan melihat nama Pele masuk dalam pilihan Cruyff. Kualitas legenda sepakbola Brasil itu memang tidak perlu diragukan lagi. Catatan 619 gol dari 638 penampilannya untuk Santos di liga domestik sudah cukup membuktikan bahwa Pele layak menjadi salah satu penyerang terbaik pilihan Cruyff. Berkat Pele, Santos meraih 26 gelar. Tidak hanya di level klub, Pele juga luar biasa bagi Timnas Brasil dengan memberikan tiga gelar juara dunia.
11. Garrincha
Mendiang Garrincha menjadi pemain terakhir yang masuk dalam daftar Cruyff. Garrincha memang disebut-sebut salah satu pesepakbola terbaik yang ada dalam sejarah sepakbola Brasil. Total ada 17 penghargaan pribadi yang diraih Garrincha semasa kariernya sebagai pemain sepakbola. Ia juga dinilai sebagai salah satu yang berjasa ketika membawa Brasil menjuarai Piala Dunia dua kali beruntun yakni pada 1958 dan 1962.
(Fajar Anugrah Putra)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.