SETIAP nomor yang tertera di punggung seorang pesepakbola tidak hanya sekadar penghias atau penanda saja. Nomor punggung di dunia sepakbola mewakili tiap posisi di posisi mana si pemain bermain.
Secara tradisional, angka yang digunakan untuk nomor punggung tim inti adalah 1 hingga 11, tetapi hal itu tidak selalu menjadi pakem. Pemain inti tidak melulu harus menggunakan salah satu nomor dari urutan dasar tersebut.
Jika memang diurutkan sesuai posisi di formasi 4-2-3-1, biasanya nomor punggung satu digunakan untuk penjaga gawang. Lalu nomor dua dan tiga digunakan untuk pemain yang berposisi sebagai fullback di kiri atau kanan.
Untuk bek tengah nomor yang biasa digunakan adalah empat dan lima. Lalu beranjak dari lini belakang, di lini tengah nomor enam dan delapan diberikan untuk gelandang tengah yang terdiri dari gelandang box-to-box dan gelandang bertahan.
Sementara nomor tujuh biasanya digunakan oleh seorang winger kanan. Nomor tersebut di beberapa klub juga keramat, yang terkenal adalah Manchester United. Pengguna nomor tujuh biasanya merupakan pemain yang memiliki skill yang levelnya setingkat lebih di atas pemain lainnya. Di dunia, nomor ini banyak digunakan oleh pemain legendaris seperti Luis Figo, Raul, hingga Bebeto.
Jika winger kanan menggunakan nomor tujuh, maka winger kiri biasa menggunakan nomor 11. Sementara nomor punggung 10 biasa digunakan oleh seorang playmaker atau gelandang serang. Nomor ini juga banyak digunakan oleh pemain legendaris dunia seperi Diego Maradona, Zinedine Zidane, hingga Ferenc Puskas.
Lalu satu lagi yang terkenal sebagai nomor keramat adalah nomor sembilan. Nomor tersebut biasa digunakan oleh para striker murni. Beberapa juru gedor andal di dunia yang menggunakan nomor punggung ini adalah Marco van Basten, Gabriel Bastituta, Ronaldo de Lima, hingga Romario.
(Daniel Setiawan)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.