3. Gabriel Batistuta (18 gol)
Batistuta berpetualang di Serie A pada 1991–2000 (bersama Fiorentina) dan 2000–2003 (AS Roma). Meski demikian, kesuksesan dan keahliannya dalam melakukan tendangan bebas sudah dikenal sejak masih bersama La Viola –julukan Fiorentina.
Saking hebatnya mencetak gol, Batistuta pun mendapat julukan Batigol. Pria berkebangsaan Argentina ini dinilai selalu tahu cara mencetak gol, meskipun sebelumnya sempat mengalami cedera panjang.
4. Francescco Totti (20 gol)
Tak hanya dikenal sebagai legenda, Totti juga memiliki status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Roma. Keahliannya dalam mencetak gol melalui tendangan bebas tentu sudah tak perlu diragukan lagi. Bahkan, pesepakbola 39 tahun itu dikenal memiliki beberapa teknik tendangan bebas.
5. Gianfranco Zola (21 gol)
Permainan apik yang ditunjukkannya telah membuat Zola menjadi salah satu “pahlawan” bagi Napoli pada 1989–1993. Meski dikenal memiliki beberapa kekurangan di beberapa area, tak ada satu pun yang meragukan kemampuan eksekusi bola mati Zola. Zola pun mengakui keahliannya tak lepas dari kontribusi dan ajaran rekan setimnya saat itu, Diego Maradona.
6. Giuseppe Signori (22 gol)
Signori merupakan sosok yang sangat dihormati oleh dua klub Serie A yakni Lazio dan Bologna. Sebab, ia merupakan salah satu pencetak gol terbanyak di kedua klub tersebut dengan tendangan bebas yang menjadi gaya khasnya.
Meski reputasinya bisa dikatakan cukup ternoda akibat kasus pengaturan skor yang terpaksa membuatnya pensiun, Signori tetap diingat sebagai mantan pesepakbola yang memiliki teknik tendangan bebas yang luar biasa.