Namun Suharno juga mengoleksi banyak trofi turnamen bersama Singo Edan, sebut saja Inter Island Cup 2014, SCM Cup 2015, Bali Island Cup 2015, serta yang terakhir adalah Sunrise of Java Cup 2015. Kemenangan terakhir bersama Arema adalah mengalahkan Persib Bandung di laga seremoni ulang tahun Arema ke-28 pada 11 Agustus lalu.
Suharno sejatinya dipertahankan Arema untuk kompetisi musim depan, termasuk event terdekat yakni Piala Presiden 2015 pada awal September nanti. "Ini kehilangan besar. Kami kehilangan sosok yang loyal dan selalu bekerja keras demi Arema," kata Iwan Budianto.
Para pemain pun tak bisa menyembunyikan kesedihan dengan kepergian sang pelatih. "Sama sekali tak menduga Coach Suharno pergi secepat ini. Semoga almarhum diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semua insan bola berduka," ujar Ahmad Bustomi.
Selama karier kepelatihannya, mantan pemain Niac Mitra tersebut menangani banyak klub. Selain Arema, klub yang pernah ditangani adalah Gelora Dewata, Persikab Bandung, Persema Malang, PSS Sleman, Deltras Sidoarjo, Persis Solo, Persiwa Wamena, hingga Persegres Gresik United.
Suharno dikenal sebagai pelatih yang ramah dan murah senyum. Dia selalu hangat dalam menjawab pertanyaan awak media, baik secara langsung maupun melalui telepon. Dia juga pelatih yang total memberikan dedikasinya pada klub.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.