BANDUNG - Sriwijaya FC gagal mempertahankan titel juara Indonesia Super League (ISL) U-21 usai dikalahkan Semen Padang dengan skor telak 0-4. Upaya untuk mempertahankan gelar pun diakui cukup berat.
"Sebenarnya sangat sulit mempertahankan gelar juara dibanding meraihnya," kata pelatih Sriwijaya FC U21, Andi Susanto, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Meski kalah, ia mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang ingin mempertahankan gelar. Ia pun menerima kekalahan tersebut dengan lapang dada,"Saya terima kekalahan ini. Inilah sepakbola, kadang gembira, kadang nangis," tuturnya.
Soal kekalahannya, Andi beralasan banyak dari anak asuhnya tidak dalam kondisi fit. Sehingga dalam laga tadi cukup kewalahan. "Tim saya masih dalam keadaan kurang baik," ungkapnya.
Di tempat yang sama, pelatih Semen Padang, Delfi Adri, menyambut baik kemenangan timnya sekaligus jadi juara. Kemenangan itu diharapkan membuat para pemainnya makin termotivasi untuk jadi pesepakbola handal di negeri ini.
"Gelar ini motivasi yang baik untuk tim ke depannya," singkatnya.
(Fetra Hariandja)