MALAGA – Malaga terus menggugat gol offside Borussia Dortmund. Joaquin bahkan yakin presiden UEFA Michel Platini ada di balik konspirasi menyingkirkan Malaga.
“Kami mencurigai Platini dan kolega-koleganya di sana (UEFA) karena kami hanya Malaga bukan Real (Madrid). Lebih mudah melakukan (konspirasi) kepada kami,” kata Joaquin seperti dikutip Marca.
Seperti diketahui, Malaga yang baru kali ini tampil di Liga Champions menyerah secara dramatis dari Dortmund di perempatfinal. Sempat unggul 2-1 hingga menit ke-91, Malaga akhirnya kalah 2-3 (agregat 2-3) di mana gol kedua dan ketiga Dortmund dicetak di masa injury time.
Sialnya, gol Felipe Santana pada menit ke-93 yang memastikan kemenangan Dortmund ternyata offside. Joaquin dkk. pun meradang dengan keputusan wasit asal Skotlandia Craig Thomson yang mengesahkan gol tersebut.
“Kami melihat tayangan ulang. Hal seperti itu seharusnya tidak boleh terjadi dalam laga seperti ini. Tapi tentu saja, kami hanya Malaga,” sindir Joaquin.
Joaquin mencurigai UEFA tak ingin melihat klub yang bermarkas di La Rosaleda itu sukses. Sebelumnya, Asosiasi Sepakbola Eropa ini sudah menghukum Malaga larangan bermain di Eropa selama empat musim ke depan gara-gara krisis finansial.
“Kami harus membayar status sebagai tim debutan. Pelatih benar ketika mengatakan bahwa tim yang dikenai sanksi seperti kami tidak boleh tampil di final. Wasit sangat kejam kepada Malaga,” ujar eks winger Valencia itu.
Follow @bola_okezone untuk update seputar sepakbola
(Auzan Julikar Sutedjo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.