LONDON – Kendati tersingkir di babak 16 besar Liga Champions, pelatih FC Kopenhagen, Stale Solbakken bisa menerima dengan tangan terbuka kegagalan yang didapat tim asuhannya. Solbakken paham, dalam dua pertemuan di babak knock-out ini, Chelsea selalu lebih unggul dalam segala aspek.
Melihat rekaman pertandingan yang mempertemukan Chelsea dan Kopenhagen di leg kedua, kedua kubu memang tampil sama kuat. Saking ketatnya, tidak ada satu gol pun yang tercipta. Baik Chelsea dan Kopenhagen akhirnya menutup pertandingan dengan skor kacamata.
Sial bagi Kopehagen mereka harus mengakui kemenangan The Blues di pertemuan pertama lalu dengan skor dua gol tanpa balas, saat bermain di Parken Stadium, markas Kopenhagen, dua pekan silam.“Saya hanya bisa mengucapkan selamat kepada Chelsea,” kata Solbakken di situs UEFA, Kamis (17/3/2011) selepas pertandingan.
“Secara keseluruahan, mereka tim yang lebih baik. Mereka berhasil malam ini. Tapi saya bangga dengan pencapaian kami dalam kompetisi ini,” sambung Solbakken yang tetap mengacungkan jempol kepada tim asuhannya. “Kami telah memainkan delapan pertandingan dan tujuh di antaranya kami telah bermain dengan baik,” tukas Solbakken, yang pernah bertugas di timnas Norwegia.
“Kami tidak puas dengan kinerja pertandingan di Parken (leg pertama). Namun secara umum kami menyadari, kami tersingkir dari tim yang lebih baik. Tapi itu kinerja luar biasa bermain imbang tanpa gol di sini (Stamford Bridge). Bek tengah kami sangat kuat, kiper kami melakukan tugasnya dengan baik,” urai Solbakken.
(Rejdo Prahananda)