MANCHESTER – Gelandang Bayern Munich Mark van Bommel mengaku timnya tak terlalu bagus di babak pertama. Beruntung, FC Hollywood bisa bangkit di 45 menit kedua dan melenggang ke semifinal Liga Champions.
Raksasa Jerman tertinggal tiga gol lebih dulu saat menyambangi Old Trafford dini hari tadi. Tapi, Manchester United seperti tidak dinaungi dewi fortuna sehingga harus menyerahkan tiket semifinal Liga Champions yang sudah didepan mata.
Diakui Van Bommel, FC Hollywood tak bermain maksimal di babak pertama. Dia bahkan mengklaim kartu merah yang keluarkan wasit kepada bek muda United Rafael Da Silva sebagai angin segar untuk The Bavarians.
“Kami tak tampil maksimal di babak pertama, tapi tim bisa mencetak gol sebelum turun minum. Gol itu sangat penting dan setelah mereka mendapat kartu merah, kami bisa lebih maksimal. Tak selamanya mudah melawan tim dengan 10 pemain,” kata Van Bommel, disitat Goal, Kamis (8/4/2010).
“Kami terus berjuang. memiliki Franck Ribery di sisi kiri dan Arjen Robben di kanan sangat menguntungkan kami. Mereka tampil bagus,” lanjut pria 32 tahun.
Merebut satu tiket ke empat besar bukan berarti Bayern bisa berleha-leha. Pertandingan penting lainnya masih menanti di Bundeliga. Sabtu (10/4/2010), The Bavarians harus menghadapi Bayer Leverkusen.
“Kami harus fokus lagi sekarang. Kami akan menghadapi partai besar melawan Leverkusen Sabtu ini dan terus berusaha juara Bundesliga. Kami juga berada di final piala liga dan semifinal Liga Champions,” papar Van Bommel.
Di semifinal, Bayern akan menghadapi jagoan Prancis, Olympique Lyon. Ribery dkk akan melakoni laga kandang lebih dulu pada 20 atau 21 April dan leg kedua dilaksanakan pada 27 dan 28 April.
“Kami melakoni leg pertama di kandang dan itu tak menguntungkan. Tapi, Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi,” pungkas Van Bommel.
(Azwar Ferdian)