MUNICH - Kecaman squad Bayern Munich terhadap pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson terus mengalir. Reaksi kekalahan yang ditunjukkan Ferguson diklaim sebagai sesuatu yang berlebihan.
Pelatih asal Skotlandia ini menilai kartu merah yang diterima pemain mudanya Rafael Da Silva tidak lepas dari tipikal permainan tim Jerman yang selalu memprovokasi wasit. Rafael sendiri diganjar kartu merah karena melanggar winger FC Hollywood Franck Ribery.
Sebelumnya, presiden Bayern Munich Uli Hoeness mengecam pernyataan yang dilontarkan Ferguson. Hoeness menilai Ferguson tidak ksatria untuk mengakui kegagalan timnya di Liga Champions.
Pahlawan Bayern di leg kedua perempatfinal, Arjen Robben tidak habis pikir dengan reaksi yang ditunjukkan Ferguson.
"Saya bisa memahami reaksi Ferguson. Yang jelas dia salah," kata Robben seperti dilansir reuters, Jumat (9/4/2010).
"Kami tidak memberikan tekanan kepada wasit agar mengusir pemain United. Itu adalah keputusan wasit yang sangat tepat. Saya pikir beberapa pemain United sudah menerima kartu kuning," papar mantan pemain Real Madrid tersebut.
"Dalam sepakbola, Anda tidak selalu mendapatkan apa yang Anda layak raih. Tapi dalam pertandingan kemarin, kami menunjukkan semangat yang sangat besar," tegas pemain Timnas Belanda tersebut.
"Tidak mudah mengejar ketertinggalan 3-0 melawan United. Namun selama 180 menit (home and away), kami layak meraih hasilnya," ungkap Robben.
(Fetra Hariandja)