Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fergie Ogah Minta Maaf

Defanie Arianti , Jurnalis-Sabtu, 10 April 2010 |07:25 WIB
Fergie <i>Ogah</i> Minta Maaf
Sir Alex Ferguson / Foto: Reuters
A
A
A

MANCHESTER - Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson berpegang teguh pada pernyataannya seputar kesuksesan Bayern Munich melangkah ke semifinal Liga Champions. Fergie yakin, prestasi itu diraih klub Jerman berkat provokasi terhadap wasit yang berujung pada pengusiran Rafael da Silva.
 
The Red Devils secara mengejutkan tersingkir dari perhelatan Liga Champions. Jawara Inggris sebenarnya berhasil merebut kemenangan 3-2 di hadapan publik Old Trafford. Sayang, kekalahan 1-2 di Allianz Arena pekan lalu memaksa United memberikan tempat untuk FC Hollywood di babak semifinal.
 
Pelatih Skotlandia tidak bisa menyembunyikan kekesalannya atas hasil tersebut. Terlebih, United harus tampil dengan 10 pemain setelah Rafael diganjar kartu merah akibat pelanggaran terhadap Franck Ribery. Dengan berapi-api, Fergie pun menyebut ulah Bayern yang memprovokasi wasit demi pengusiran Rafael sebagai tindakan "tipikal Jerman".
 
Komentar kontroversial Fergie sempat mencuatkan isu sanksi khusus dari UEFA. Beruntung, pihak UEFA akhirnya memutuskan tidak menghukum pelatih 68 tahun.
 
Namun, jangan pikir Fergie bakal meminta maaf atas pernyataan kontroversialnya itu. Dia berkeras, Bayern meraih tiket semifinal Liga Champions dengan cara yang tidak adil.
 
"Klub Jerman itu seharusnya kecewa atas tindakan mereka yang menyebabkan pengusiran Rafael. Jika mereka tidak bisa menyadari hal itu, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi, ini sangat tidak adil," kecam Fergie seperti disitat Reuters, Sabtu (10/4/2010).
 
"Bayern memprovokasi wasit (untuk mengeluarkan kartu merah terhadap Rafael). Dia adalah wasit muda dan dia terpaksa menyerah terhadap tekanan itu karena dia sebenarnya tidak ingin mengusir Rafael," lanjutnya.
 
"Saya tahu (pelatih Louis) van Gaal berbicara mengenai sportivitas sepakbola Inggris, dan dia benar. Premier League adalah salah satu liga terjujur di dunia. Tapi, kita tidak membicarakan hal itu."
 
"Rafael nyaris tidak menyentuh Ribery, melainkan sebaliknya. Persoalannya di sini adalah bagaimana reaksi Bayern. Mereka tahu Rafael sudah mendapat satu kartu kuning. Jadi, mereka mengepung wasit dan melambaikan tangan seperti layaknya memegang kartu," pungkas Fergie.
 
Terlepas dari kemarahannya terhadap Ribery cs, Fergie toh tidak bisa mengubah fakta bahwa Bayern Munich lah yang akan menghadapi raksasa Prancis Olympique Lyon di babak semifinal nanti. The Bavarian bakal menjamu OL pada leg pertama di Allianz Arena, 22 April, sebelum bertandang ke markas Lyon, satu pekan kemudian.

(Defanie Arianti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement