Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PSIS Waspadai Rekor Buruk Persija

Agus Anggoro , Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2009 |17:47 WIB
PSIS Waspadai Rekor Buruk Persija
A
A
A

SEMARANG - Bisa dibilang, PSIS Semarang tak lagi memiliki kepentingan saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (14/5/2009) malam. Kemenangan atas Macan Kemayoran -julukan Persija- tak memiliki pengaruh signifikan bagi tuan rumah. Karena peluang Mahesa Jenar -julukan PSIS- bertahan di kasta Liga Super tinggal menunggu keajaiban.

Namun, mereka tak mau melepas sejumlah laga yang masih tersisa. Buktinya, tim Kota Lumpia telah bersiap menjinakkan Macan Kemayoran. Salah satunya langkah yang ditempuh adalah mengutak-atik skuad Kota Lumpia.

Memarkir bomber asing asal Brazil Antonio Teles dan menempatkan Nnengue Bienvenue di depan bersama Bertha Yuwana serta Ferry Aryawan menjadi pilihan Pelatih PSIS Ahmad Muhariah.

Perombakan ini dilakukan menyusul adanya perubahan skema permainan dari sebelumnya 4-4-2 menjadi 3-4-3. "Kalau biasanya kami main flat, sekarang tidak lagi. Restu Kartiko akan bertugas sebagai libero didampingi Leke (Anderson Alexando Ferreira Dos Santos) dan Heri (Susilo)," sebut Muhariah, Rabu (13/5/2009).

Suksesor Bambang Nurdiansyah itu menilai, skema tersebut cukup ampuh meredam serangan lawan. Itu sudah mereka buktikan saat menghadapi Pelita Jaya Jawa Barat beberapa waktu lalu. "Meski kalah, tapi sepertinya anak-anak lebih enjoy bermain dengan pola itu," katanya.

Apakah skema tersebut akan mampu meredam gempuran Bambang Pamungkas dkk? "Semoga anak-anak bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan penampilannya seperti saat menghadapi Pelita. Jika anak-anak bisa melakukannya, saya yakin PSIS bisa merepotkan Persija atau mungkin lebih," tegas Muhariah.

Peluang tersebut terbuka, apalagi, tim tamu memiliki catatan buruk dalam sejumlah laga tandang terakhirnya. Tapi Muhariah tak sependapat dengan pandangan tersebut.

"Kekalahan beruntun Persija justru harus diwaspadai. Bukan tidak mungkin mereka akan menjadikan PSIS sebagai pelampiasan setelah menelan kekalahan dibeberapa partai terakhir," jelasnya.

(Defanie Arianti)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement