Federasi Sepak Bola Belanda Dikabarkan Mulai Pagari Pemain Keturunan demi Cegah Pindah ke Timnas Indonesia

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Sabtu 31 Oktober 2026 11:48 WIB
Pemain keturunan Belanda-Indonesia, Demiane Agustien. (Foto: Instagram/demiane07)
Share :

AMSTERDAM — Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) dikabarkan mulai mengambil langkah siaga terhadap gelombang perpindahan pemain keturunan yang memilih membela Timnas Indonesia. Kebijakan protektif ini muncul seiring semakin banyaknya talenta didikan akademi Belanda yang bersinar setelah memperkuat skuad Garuda.

Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, mengungkapkan bahwa KNVB mulai memperketat penjagaan terhadap para pemain muda mereka. Langkah tersebut diambil karena semakin banyak pemain berdarah Indonesia di Belanda yang memutuskan beralih membela Merah Putih di kancah internasional.

1. Kewaspadaan KNVB

Menurut Kesit, fenomena ini tidak lepas dari perjalanan karier para pemain yang sebelumnya sempat tersisih dari radar Timnas Belanda dan mampu bersinar saat memperkuat Timnas Indonesia.

"Padahal pemain-pemain itu ternyata, oke lah mungkin sebelumnya tidak punya potensi, kelihatan tidak punya potensi, kalah bersaing untuk masuk di tim nasional Belanda misalnya gitu kan," ujar Bung Kesit dalam program Morning Zone di akun YouTube official Okezone, dikutip Sabtu (31/10/2026).

Lebih lanjut, Bung Kesit menjelaskan bahwa hilangnya harapan menembus skuad senior Oranje membuat para pemain muda tersebut melirik opsi lain.

Demiane Agustien siap tempur di Arsenal @demiane07

"Pada saat dia ada di tim junior, misalnya di U-19 gitu kan. Kemudian karirnya gak berkembang, upaya untuk, atau harapan untuk bisa masuk ke tim nasional senior, ternyata pupus, ya akhirnya pindah," tambahnya.

Meski sempat dinilai kurang bersaing di Belanda, para pemain tersebut justru menjelma menjadi pilar penting di klub-klub top Eropa setelah berseragam Timnas Indonesia. Sebut saja seperti Jay Idzes di Sassuolo, Kevin Diks di Borussia Monchengladbah, hingg Calvin Verdonk bersama LOSC Lille.

"Tapi ternyata kan ketika masuk di Indonesia, ya nama-nama sebut saja lah, Jay Idzes, Calvin Verdonk, kemudian Kevin Diks. Ini kan sekarang bersinar di klub-klub hebat Eropa, iya kan," sambung Kesit.

"Di Sassuolo ada Jay Idzes, di Lille ada Verdonk, kemudian Kevin Diks bersama Monchengladbach, walaupun saat ini Gladbach posisinya masih di bawah (klasemen Liga Jerman 2026-2027. Tapi kan mereka ternyata mantep di sana, gitu," jelasnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya