JAKARTA - Manajemen Arsenal dikabarkan berencana memecat 60 karyawan. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, buka suara mengenai kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) di klub London tersebut.
Kepala Eksekutif Arsenal, Richard Garlick, menginformasikan, kepada staf minggu ini bahwa jumlah tenaga kerja Arsenal akan dikurangi di sejumlah departemen, meskipun staf pemain dan pelatih di tim pria maupun wanita tidak akan terdampak.
"Pengurangan ini diperkirakan akan memengaruhi hingga 7% dari total 871 staf tetap klub," melansir laporan ESPN, dikutip Minggu (18/10/2026).
"Pertama, pertanyaan ini bukan untuk saya," ujar Arteta saat konferensi pers menjelang laga melawan Nottingham Forest.
Ia melanjutkan, dirinya telah diberi penjelasan mengenai langkah ini serta analisis yang telah dilakukan di seluruh bagian klub, dengan tujuan untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik.
"Beberapa keputusan harus diambil untuk menempatkan orang-orang di peran yang tepat dan terus melakukan investasi, demi mencapai apa yang ingin kita raih—kesuksesan yang ingin kita ciptakan. Hal itu sudah dijelaskan," ucap Arteta.
Ia mengaku tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan mengenai PHK di Arsenal.
"Jelas, saya bukan orang yang tepat untuk menjawab pertanyaan tersebut. Itu sudah pasti. Semoga semua pihak bisa memahaminya," ucapnya.