“Kami memperkirakan adanya tantangan berat dalam kompetisi ini. Akan ada penampilan yang apik maupun momen-momen sulit, namun pengalaman-pengalaman tersebut diperlukan jika kami ingin menjadi Tim Nasional yang lebih tangguh,” kata Lee.
“Yang terpenting adalah bagaimana kami menyikapi berbagai hambatan tersebut, belajar darinya, dan terus melangkah maju bersama,” sambung pria berpaspor Singapura tersebut.
"Kami harus terus bekerja keras, mempertahankan standar yang telah kami tetapkan bagi diri sendiri, dan mengembangkan kemajuan yang telah kami capai," tutup Lee.
Timnas Singapura bisa dibilang mengalami kemajuan cukup berarti di bawah polesan Lee. Mereka sukses lolos ke putaran final Piala Asia, yang terakhir kali dicapai pada 1984!
(Wikanto Arungbudoyo)