“Ketua Umum PSSI selalu melakukan evaluasi. Tidak hanya saat menghadapi kegagalan, tetapi juga dalam setiap prestasi, keberhasilan, maupun kemenangan Timnas, seperti saat melawan Mozambik, Oman, atau saat Timnas Wanita meraih juara Piala AFF Putri di Malaysia. Evaluasi dan diskusi selalu dilakukan oleh Ketua Umum bersama Badan Tim Nasional (BTN), Komite Eksekutif (Exco), dan pelatih. Saya pun turut hadir di tengah-tengah diskusi dan evaluasi tersebut," imbuhnya.
Perjalanan Garuda di Piala AFF 2026 sebenarnya sempat menyalakan asa tinggi usai membantai Kamboja dengan skor telak 5-1 serta melibas Timor Leste 3-0 pada awal fase grup. Akan tetapi, performa skuad asuhan pelatih mengalami antiklimaks ketika takluk 0-3 dari Vietnam dan tertahan imbang 1-1 oleh Singapura pada partai penentuan.
Dengan raihan tujuh poin di posisi ketiga grup, Timnas Indonesia harus kembali menelan pil pahit tersingkir di fase grup untuk edisi kedua secara beruntun. Ironisnya, kendati diperkuat oleh sederet pemain berlabel naturalisasi dan digadang-gadang sebagai kandidat kuat juara, dahaga publik Indonesia untuk melihat tim kebanggaannya mengangkat trofi Piala AFF sejak 1996 kembali harus tertunda lebih lama.
(Rivan Nasri Rachman)