Pengusaha dan diplomat Italia-Amerika yang menjabat sebagai utusan khusus Trump untuk kemitraan global, Paolo Zampolli, mengatakan kepada hanya Presiden Trump yang dapat memiliki ide jenius seperti itu.
Zampolli mengatakan Infantino akan melakukan pekerjaan yang hebat dan "disukai oleh semua orang.
“Ada beberapa kesamaan antara peran presiden FIFA dan sekretaris jenderal PBB," kata Zampolli.
“Di PBB, Anda harus berurusan dengan 193 negara anggota. Di FIFA, ada lebih dari 200 anggota [dan] rekam jejak Gianni yang luar biasa menunjukkan bahwa dia tahu bagaimana mengelolanya,” ucapnya.
Trump dan Infantino sempat menjadi sorotan pada Piala Dunia 2026. Trump secara pribadi menghubungi Infantino untuk menanyakan apakah ada kemungkinan untuk mengajukan banding atas kartu merah Folarin Balogun. Diketahui, striker Amerika Serikat itu diusir keluar lapangan saat melawan Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar.
Menurut laporan, para pejabat dari pemerintahan Trump mendukung proses banding US Soccer. FIFA akhirnya memutuskan menangguhkan hukuman terhadap Balogun dan mengizinkannya bermain di babak 16 besar melawan Belgia.
Namun begitu, tim asuhan Mauricio Pochettino akhirnya tidak melaju lebih jauh karena Timnas AS dibantai Belgia 1-4 di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
(Erha Aprili Ramadhoni)