Donald Trump Usulkan Presiden FIFA Jadi Sekjen PBB

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Kamis 23 Juli 2026 11:14 WIB
Donald Trump Usulkan Presiden FIFA Jadi Sekjen PBB (Instagram/@gianni_infantino)
Share :

WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menginginkan Presiden FIFA. Gianni Infantino, menjadi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berikutnya.

1. Trump Usulkan Infantino Jadi Sekjen PBB

Infantino (56) menjalin hubungan dekat dengan Trump melalui penyelenggaraan Piala Dunia tahun ini. Pria kelahiran Swiss itu bahkan memberikan Hadiah Perdamaian FIFA perdana kepada Donald Trump pada Desember 2025.

Trump percaya Infantino sebagai sosok yang dihormati. “(Infantino-red) dihormati oleh semua orang di seluruh dunia, dan mengakui bahwa ia memiliki kemampuan khusus untuk menyatukan orang-orang,” kata sebuah sumber yang dekat dengan Trump, melansir New York Post, Kamis (23/7/2026).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB berikutnya akan dipilih tahun ini untuk menggantikan António Guterres dari Portugal yang akan pensiun pada akhir Desember.

Untuk mengamankan posisi tersebut, Infantino perlu mendapatkan dukungan dari 15 anggota Dewan Keamanan, dengan lima di antaranya adalah anggota tetap memiliki hak veto, diikuti konfirmasi oleh Majelis Umum.

Belum jelas apakah Infantino menginginkan pekerjaan itu dan sejauh mana Trump telah membahas topik tersebut dengannya.

Namun, Trump melihat peluang di antara tujuh kandidat yang oleh seorang sumber internal digambarkan sebagai kandidat yang "lemah".

Presiden FIFA Gianni Infantino

Para kandidat tersebut termasuk mantan presiden sosialis Chili, Michelle Bachelet, yang mungkin menghadapi penolakan dari AS, dan Rafael Grossi dari Argentina, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional saat ini, yang mungkin menghadapi kekhawatiran tentang Kepulauan Falkland yang disengketakan dari Inggris yang memiliki hak veto.

Konsep Trump akan mengubah prediksi pemilihan kandidat dari Amerika Latin atau Karibia. Ini adalah wilayah yang terakhir diwakili Sekjen PBB Javier Pérez de Cuéllar dari Peru antara tahun 1982 dan 1991.

Namun, beberapa sumber mengatakan, kebijakan lunak PBB untuk merotasi jabatan tertinggi di antara wilayah geografis tidak serta merta menghalangi Infantino dan bahwa ada kemungkinan ia dapat memperoleh nominasi dari beberapa negara.

 

Pengusaha dan diplomat Italia-Amerika yang menjabat sebagai utusan khusus Trump untuk kemitraan global, Paolo Zampolli,  mengatakan kepada hanya Presiden Trump yang dapat memiliki ide jenius seperti itu.

Zampolli mengatakan Infantino akan melakukan pekerjaan yang hebat dan "disukai oleh semua orang.

“Ada beberapa kesamaan antara peran presiden FIFA dan sekretaris jenderal PBB," kata Zampolli.

“Di PBB, Anda harus berurusan dengan 193 negara anggota. Di FIFA, ada lebih dari 200 anggota [dan] rekam jejak Gianni yang luar biasa menunjukkan bahwa dia tahu bagaimana mengelolanya,” ucapnya.

Trump dan Infantino sempat menjadi sorotan pada Piala Dunia 2026. Trump secara pribadi menghubungi Infantino untuk menanyakan apakah ada kemungkinan untuk mengajukan banding atas kartu merah Folarin Balogun. Diketahui, striker Amerika Serikat itu diusir keluar lapangan saat melawan Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar.

Menurut laporan, para pejabat dari pemerintahan Trump mendukung proses banding US Soccer. FIFA akhirnya memutuskan menangguhkan hukuman terhadap Balogun dan mengizinkannya bermain di babak 16 besar melawan Belgia.

Namun begitu, tim asuhan Mauricio Pochettino akhirnya tidak melaju lebih jauh karena Timnas AS dibantai Belgia 1-4 di babak 16 besar Piala Dunia 2026. 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya