Ternyata, hingga babak final, Cape Verde adalah satu-satunya tim yang tidak bisa dikalahkan Spanyol. Argentina pun berhasil disikat meski harus melewati extra time di partai puncak.
Cape Verde juga jadi satu-satunya kesebelasan yang gawangnya tidak bisa dibobol Spanyol dalam 120 menit. Aksi heroik Vozinha di bawah mistar gawang jadi penyebab Rodri dan kawan-kawan mandul pada partai tersebut.
Kebetulan pula, penampilan ciamik itu ikut melambungkan nama Vozinha. Kiper berusia 40 tahun tersebut jadi bintang baru selama dan usai Piala Dunia 2026.
Pasukan Bubista sukses melaju hingga babak 32 besar sebelum langkah mereka dihentikan Argentina via extra time, yang kemudian dikalahkan Spanyol. Cape Verde boleh berstatus debutan, tapi dua finalis sukses dibuat pontang-panting!
(Wikanto Arungbudoyo)