SEJUMLAH pemain Tim Nasional (Timnas) Argentina dilarang main di final Piala Dunia 2026 karena membentangkan banner bertuliskan "Las Malvinas milik Argentina"? Kelar pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris pada Kamis 16 Juli 2026 dini hari WIB, sejumlah pemain Timnas Argentina membentangkan banner bertuliskan "Las Malvinas Son Argentina".
Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, Las Malvinas Son Argentina berarti Las Malvinas milik Argentina. Banner itu diperoleh pemain-pemain Timnas Argentina dari suporter yang berada di tribun stadion.
Setelah itu, sejumlah pemain Timnas Argentina membentangkan banner di tengah lapangan. Sekadar diketahui, Las Malvinas (Falkland Islands) adalah Kepulauan yang sejak dulu menjadi rebutan antara Argentina dan Britania Raya. Apa yang dilakukan pemain-pemain Timnas Argentina bernuansa politik atau provokatif.
Medio 2014, hal yang sama pernah dilakukan pemain-pemain Argentina. Saat itu, sebelum laga persahabatan melawan Slovenia, sejumlah pemain La Albiceleste -julukan Timnas Argentina membentangkan- spanduk bertuliskan “Las Malvinas milik Argentina”. FIFA pun menjatuhkan hukuman kepada Asosiasi Sepakbola Argentina (AFA) sebesar 30.000 Francs Swiss atau sekira Rp667 juta.
Sebelumnya pada 2012, pemain Timnas Korea Selatan Park Jong-woo dihukum FIFA larangan bermain dua pertandingan internasional. Park Jong-woo menerima hukuman di atas karena membentangkan banner bertuliskan “Dokdo Is Our Land” saat merayakan kemenangan 2-0 Korea Selatan U-23 atas Jepang U-23 di perebutan medali perunggu Olimpiade London 2012.
Tak hanya larang tampil dua pertandingan, Park Jong-woo juga dihukum denda 3.500 Franc Swiss. Hukuman ini diterima Park Jong-woo tiga bulan setelah turnamen berakhir.
Bagi yang belum tahu, Dokdo merupakan sekelompok pulau kecil berbatu di Laut Jepang (Laut Timur/East Sea oleh Korea) yang menjadi sengketa wilayah antara Korea Selatan dan Jepang.