PELATIH Tim Nasional (Timnas) Prancis, Didier Deschamps, menyerang wasit asal El Salvador, Ivan Barton, yang memimpin laga timnya melawan Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Ia mempertanyakan kualifikasi Ivan Barton untuk memimpin laga sebesar semifinal Piala Dunia 2026.
“Saya mengajukan pertanyaan tanpa perlu dijawab. Apakah wasit punya kualifikasi yang cukup untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia? Saya tidak mengatakan ini karena kami kalah di semifinal,” kata Didier Deschamps kelar pertandingan.
Tak heran Didier Deschamps mempertanyakan kualitas Kepemimpinan Ivan Barton. Ia agak kesal karena Timnas Prancis dihukum penalti setelah Lucas Digne menjegal Lamine Yamal.
Mikel Oyarzabal yang maju sebagai eksekutor penalti berhasil membuka keunggulan Timnas Spanyol pada menit 22. Selanjutnya pada menit 58, giliran Pedro Porro yang mencetak gol sekaligus memastikan Spanyol menang 2-0 atas Prancis.
Ivan Barton berpengalaman memimpin tujuh pertandingan Piala Dunia. Hal itu dengan rincian tiga laga pada 2022, serta empat pertandingan pada 2026.
Bicara Pengalaman, ini merupakan yang pertama bagi Ivan Barton memimin fase akhir Piala Dunia. Sebelumnya, ia mentok memimpin pertandingan di 16 besar Piala Dunia 2022 (Inggris vs Senegal) dan 16 besar Piala Dunia 2026 (Swiss vs Kolombia).
Meski begitu, pengalaman Ivan Barton di zona CONCACAF tak perlu diragukan lagi. Ia beberapa kali memimpin laga final, termasuk final Liga Champions CONCACAF 2021-2022, 2022-2023, dan 2023-2024.
Tak hanya Didier Deschamps, pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente juga mengkritik wasit. Ia menilai wasit Ivan Barton terlalu mengizinkan Prancis untuk bermain keras. Salah satunya ketika Michael Olise melancarkan tekel keras kepada Rodri, tapi tidak ada kartu yang diberikan.
“Wasit hari ini terlalu membiarkan banyak pelanggaran keras. Kami pernah mengalami Serupa ketika menghadapi Uruguay. Kepemimpinan wasit hari ini sangat tidak adil,” kata Luis de la Fuente, Okezone mengutip dari AS.
(Ramdani Bur)