Menanggapi gelombang protes tersebut, Manolo Zubiria selaku Kepala Petugas Turnamen Piala Dunia untuk Amerika Serikat akhirnya memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan ada banyak faktor rumit yang harus dipertimbangkan untuk menentukan waktu sepak mula di fase-fase akhir turnamen.
"Kami mempertimbangkan cuaca di lokasi, zona waktu di negara asal tim yang bertanding, hingga waktu pemulihan serta potensi perjalanan bagi para pemain dan penggemar. Kami mencoba mencari keseimbangan yang tepat," ujar Zubiria, dilansir dari Give Me Sport, Selasa (14/7/2026).
Zubiria juga menambahkan bahwa kebijakan serupa diterapkan untuk laga final yang akan digelar hari Minggu, 19 Juli mendatang pada pukul 15.00 waktu setempat atau Senin 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB. Menurutnya, semakin banyak penonton global dari seluruh dunia yang bisa menjangkau siaran langsung pertandingan ini lewat layar kaca, maka akan semakin baik.
"Ini adalah laga final Piala Dunia, semakin banyak orang di seluruh dunia yang bisa menyaksikan laga ini, tentu akan semakin baik. Kami juga telah menyiapkan berbagai langkah untuk meminimalkan dampak cuaca panas di stadion," pungkas Zubiria.
(Rivan Nasri Rachman)